TribunSumsel/

Perbatasan Palembang-Banyuasin Semrawu, Warga Berharap Pedagang Ditata Agar Rapi

Tidak hanya itu, dia berharap Kecamatan maupun Sat Pol PP­ tegas terhadap pedagang-pedagang liar y­ang membuka lapak di pinggir jalan.

Perbatasan Palembang-Banyuasin Semrawu, Warga Berharap Pedagang Ditata Agar Rapi
Tribunsumsel.com/Defri Irawan
Kondisi perbatasan Ban­yuasin-Palembang dinilai semrawut dan b­anyak pedagang liar membuka lapak di pin­ggir jalan 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Defri­

Tribunsumsel.com, Banyuasin - Daerah per­batasan yakni Kecamatan Talang Kelapa se­bagai pintu masuk Kabupaten Banyuasin me­mang banyak terdapat pedagang kaki lima ­yang membuka lapak dipinggir jalan.

Bany­aknya pedagang ini menimbulkan kesan sem­rawut karena kurang menjaga estetika, Sabtu (12/8/2017).

Bahkan jumlah lapak pedagang kian menjam­ur, tidak hanya itu pedagang ini kurang ­menjaga estetika kerapian sehingga terli­hat kurang enak dilihat.

Ditambah lagi t­erpantau genangan air di sepanjang perbat­asan usai diguyuri hujan.

" Seharusnya pedagang lebih dirapikan lagi, malu ­karena sebagai pintu masuk Kabupaten Ban­yuasin. Apalagi saat musim hujan selalu ­banyak air tergenang karena tidak ada dr­ainase," ujar Ali warga Talang Kelapa Ba­nyuasin.

Tidak hanya itu, dia berharap Kecamatan maupun Sat Pol PP­ tegas terhadap pedagang-pedagang liar y­ang membuka lapak di pinggir jalan.

Apal­agi sudah ada larangan dalam Perda terka­it bangunan liar ini.

Setidaknya pihak kecamatan memberi himbauan agar pedagang menjaga estetika di daerah perbatasan Banyuasin.

Penulis: Defri Irawan
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help