TribunSumsel/

Cuma Gara-gara Tiga Bungkus Rokok Bayu Diseret ke Penjara

Selain itu, mencuri rokok dianggap mudah dan tidak sulit mengambilnya saat pemilik warung lengah.

Cuma Gara-gara Tiga Bungkus Rokok Bayu Diseret ke Penjara
Tribunsumsel.com/M Ardiansyah
Tersangka Bayu saat diamankan di Polsek Sako Palembang, Sabtu (12/8/2017). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Menggunakan modus berbelanja, melihat pemilik warung lengah membuat Tri Bayu Pratama (27) memanfaatkan disituasi untuk melakukan pencurian.

Aksi seperti ini sudah dilakukannya beberapa kali dan selalu berhasil.

Namun, aksi terakhirnya ini untuk mencuri tiga bungkusa rokok gagal dilakukan.

Ketika sang pemilik warung tengah mengambil barang yang diminta Bayu, pemilik warung melihat ketika Bayu mengambil tiga bungkus rokok yang ada di warung.

"Aku berusaha kabur ketika sudah mengambil rokok. Tetapi, pemilik warung langsung teriak jadi aku tertangkap," ujarnya saat diamankan di Polsek Sako Palembang, Sabtu (12/8/2017).

Warga Jalan Torpedo Perumahan Multi Wahana Sako Palembang ini, diamankan bersama tiga bungkus rokok yang sudah dicurinya.

Ternyata, membeli sesuatu menjadi modus yang digunakan Bayu untuk setiap melakukan pencurian rokok.

Alasan dirinya melakukan pencurian rokok, karena tidak memiliki uang untuk membeli rokok.

Selain itu, mencuri rokok dianggap mudah dan tidak sulit mengambilnya saat pemilik warung lengah.

"Sudah tiga kali, selalu berhasil. Tetapi kali ini, aku mencuri di warung yang sama untuk kedua kalinya. Baru mau kabur malah ketahuan," pungkasnya.

Kapolsek Sako Palembang Kompol Ahmad Firdaus menuturkan, tersangka melakukan pencurian rokok di warung yang ada di Perumahan Griya Kencana Indah.

Tersangka diamankan ketika baru selesai mencuri.

"Modus tersangka ini, saat warung sepi dan berpura-pura membeli barang. Ketika pemilik lengah, ia langsung mengambil rokok dan langsung kabur. Modus ini dilakukan tersangka sebanyak tiga kali dan untuk keempat tersangka ketahuan pemilik warung," pungkasnya.

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help