TribunSumsel/

Terungkap! Alasan Tora Sudiro Konsumsi Dumolid Lantaran Idap Penyakit Ini! Mengejutkan

Tora Sudiro telah ditangkap polisi akibat kepemilikan narkoba jenis obat bernama Dumolid.

Terungkap! Alasan Tora Sudiro Konsumsi Dumolid Lantaran Idap Penyakit Ini! Mengejutkan
Kompas.com
Tora Sudiro 

TRIBUNSUMSEL.COM-Tora Sudiro telah ditangkap polisi akibat kepemilikan narkoba jenis obat bernama Dumolid.

Tora diketahui telah mengonsumsi Dumolid sejak setahun belakangan ini.

Kini terungkap, alasannya mengonsumsi obat tersebut adalah karena suatu sindrom yang diidapnya.

Tora Sudiro (44) usai menjalani pemeriksaan assesment selama tiga jam di Balai Laboratorium Narkoba Badan Narkotika Nasional (BNN), Cawang, Jakarta Timur, Sabtu (5/8/2017).
Tora Sudiro (44) usai menjalani pemeriksaan assesment selama tiga jam di Balai Laboratorium Narkoba Badan Narkotika Nasional (BNN), Cawang, Jakarta Timur, Sabtu (5/8/2017). (Tribunnews.com/ Abdul Qodir)

Sindrom Tourette merupakan penyakit neuropsikiatrik yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan yang spontan (tic) tanpa bisa mengontrolnya.

Bahkan jika sudah parah, penderita penyakit itu sering kali bisa hilang kendali hingga berupa memukul dan menendang, mengendus-endus, merintih dan mendengung.

Penyakit Tora itu diungkapkan langsung oleh kuasa hukumnya, Lydia Wongsonegoro ketika ditemui di kawasan Wijaya, Jakarta Selatan, Senin (7/8/2017).

"Dia (Tora) juga kena penyakit syndrome tourette. Jadi suka bergoyang-goyang gitu kan kepalanya. Dia sudah dua tahun (sakit), kalau cemas atau kenapa, dia goyang-goyang gitu kepala atau tangannya," kata Lydia seperti dikutip dari Tribunnews.com.

Selain itu, Tora juga mengidap insomnia dan kecemasan sehingga terpaksa mengonsumsinya untuk membantunya tertidup pulas.

Obat tersebut memang biasa digunakan untuk menerapi beberapa penyakit seperti kecemasan, insomnia (tidak bisa tidur), kejang, gejala putus alcohol, dan untuk relaksasi otot.

"Jadi Dumolid itu obat kan tidur, yang digunakan untuk orang orang yang mengalami insomnia. Kan di apotik atau (toko) online gampang dapetnya, mungkin awalnya pakai resep. setelah itu mungkin ngapain ke dokter lagi, kan gitu," terangnya.

Halaman
12
Editor: Muhamad Edward
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help