TribunSumsel/

Mahasiswa Unsri Tuntut Pemangkasan UKT

Serukan Bakal Bakar Gedung Rektorat Unsri Gara-gara UKT, Akhirnya Minta Maaf

Video tersebut ditujukan kepada pihak Rektorat lantaran mereka merasa kesal pada aksi damai sebelumnya

Serukan Bakal Bakar Gedung Rektorat Unsri Gara-gara UKT, Akhirnya Minta Maaf
Kolase Tribunsumsel.com
Demo mahasiswa Unsri menuntut pemangkasan Uang Kuliah Tunggal (UKT) berakhir rusuh, Kamis (3/8/2017) berakhir ricuh. 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Polemik internal terkait Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa semester sembilan Universitas Sriwijaya (Unsri) yang sebelumnya sempat beredar video terkait ancaman pembakaran gedung Rektorat Universitas Sriwijaya (Unsri), beberapa minggu yang lalu yang dilontarkan oleh Komisariat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Unsri Cabang Ogan Ilir (OI).

Akhirnya, Ones Sinus Pangaribuan selaku Komisariat GMNI Unsri Cabang OI menyampaikan permohonan maaf kepada pihak Dosen, Rektorat, dan rekan-rekan mahasiswa Unsri.

Permohonan maaf itu, disampaikan Ones melalui video yang kini telah beredar di dunia maya.

Dalam video yang berdurasi satu menit 17 detik itu, begitu jelas bila Ones Sinus yang juga merupakan mahasiswa Unsri menyampaikan permohonan maaf terkait dengan video yang sebelumnya telah beredar di dunia maya mengenai ucapan pembakaran gedung Rektorat Unsri yang dilontarkan oleh Komisariat GMNI Cabang OI.

Ones Sinus Pangaribuan, satu dari tiga mahasiswa Unsri yang mendadak dinonaktifkan dari statusnya sebagai mahasiswa Unsri, saat memberikan keterangan pers.
Ones Sinus Pangaribuan selaku Komisariat GMNI Unsri Cabang OI

Saat dikonfirmasi, Ones membenarkan isi pernyataan dari dalam video itu mengenai penyampaian permohonan maaf yang langsung disampaikan oleh dirinya.

"Permohonan maaf yang saya sampaikan kepada Dosen, Rektorat dan rekan-rekan mahasiswa tidak ada unsur paksaan atau ajakkan dari pihak manapun. Ini murni dari diri saya langsung," ujarnya, Jumat (11/8).

Sementara diketahui, sebelum aksi damai yang dilakukan ribuan mahasiswa Unsri pada Kamis (3/8) lalu di gedung Rektorat Kampus Unsri Inderalaya yang sempat berakhir ricuh, beredar video di dunia maya terkait pengucapan pembakaran gedung Rektorat kampus Unsri yang dilontarkan oleh Komisariat GMNI Unsri Cabang OI.

Video tersebut ditujukan kepada pihak Rektorat lantaran mereka merasa kesal pada aksi damai sebelumnya tidak ada satu pun pihak Rektorat kampus Unsri menemui pendemo terkait aksi unjuk rasa mengenai keringanan biaya UKT mahasiswa semester sembilan.

Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help