TribunSumsel/

Mahasiswa UIN Raden Fatah Demo, Ajukan Empat Tuntutan Ini Pada Rektorat

Meminta kepada pihak rektorat untuk tidak melindungi oknum maasiswa yang melakukan pengeroyokan dan penusukan tersebut.

Mahasiswa UIN Raden Fatah Demo, Ajukan Empat Tuntutan Ini Pada Rektorat
Tribunsumsel.com/Slamet Teguh Rahayu
Puluhan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN ) Raden Fatah yang mengatasnamakan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengadakan demontrasi di depan rektorat UIN Raden Fatah, Jumat (11/8/2017). 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Slamet Teguh Raayu

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Puluhan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN ) Raden Fatah yang mengatasnamakan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengadakan demontrasi di depan rektorat UIN Raden Fatah, Jumat (11/8/2017).

Dengan membawa bendera kuning dengan tulisan PMII dan beberapa bendera merah putih.

Para peserta aksi ini menuntut untuk menyetop kriminalisasi dan premanisme di kampus.

Puluhan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN ) Raden Fatah yang mengatasnamakan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengadakan demontrasi di depan rektorat UIN Raden Fatah, Jumat (11/8/2017).
Puluhan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN ) Raden Fatah yang mengatasnamakan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengadakan demontrasi di depan rektorat UIN Raden Fatah, Jumat (11/8/2017). (Tribunsumsel.com/Andri Hamdillah)

Ada empat tuntutan yang diajukan, yakni meminta piak rektorat untuk segera memberhentikan secara akademik terhadap Ahmad Ramadani dan Wawan beserta kawan-kawannya yang telah melakukan penganiayaan dan penusukan, dengan pembuktian surat pemberhentian terhadap oknum yang terlibat.

Meminta kepada pihak rektorat untuk menangkap pelaku pengeroyokan, penusukan agar segera diproses secara hukum oleh Aparat Kepolisian.

Polisi amankan demo mahasiswa di UIN Raden Fatah Palembang
Polisi amankan demo mahasiswa di UIN Raden Fatah Palembang (Tribunsumsel.com/Andri Hamdillah)

Meminta kepada pihak rektorat untuk mengambil alih BEM (Mencabut SK dan Membekukan) sampai dengan waktu tidak ditentukan.

Meminta kepada pihak rektorat untuk tidak melindungi oknum maasiswa yang melakukan pengeroyokan dan penusukan tersebut.

"Kami harap kasus ini dapat diselesaikan secara tuntas," ujar orator di depan para peserta aksi.‎‎

Sebelumnya diberitakan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Reza (23), dirinya harus mengalami luka tusuk sebanyak 1 liang dibagian bawah punggung, Rabu (9/8/2017).

Halaman
123
Penulis: Slamet Teguh Rahayu
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help