TribunSumsel/
Home »

Sumsel

» PALI

Kebakaran Hutan dan Lahan Sebabkan Warga Terserang Ispa, Batuk dan Flu Jumlahnya Ratusan

Sedangkan kondisi cuaca panas dan sangat menyengat kulit warga sedang melakukan aktivitas di luar rumah.

Kebakaran Hutan dan Lahan Sebabkan Warga Terserang Ispa, Batuk dan Flu Jumlahnya Ratusan
kompasiana.com
Ilustrasi Flu 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Ariwibowo

TRIBUNSUMSEL.COM,PALI - Kabut asap Kabupaten PALI sudah terlihat secara kasat mata, hal ini disebabkan adanya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di PALI dan sejumlah titik Karhutla di Sumsel dan sekitarnya.

Sedangkan kondisi cuaca panas dan sangat menyengat kulit warga sedang melakukan aktivitas di luar rumah.

Pantauan Tribun, kondisi cuaca Kamis(10/8) di Pendopo, sekitar pukul 11.00 matahari tertutup kabut asap dan dan terlihat jelas dengan kasat mata.

Begitu di pagi hari sekitar pukul 10.00 (11/8) terlihat mendung. Sekitar pukul 14.00 turun hujan lebat.

"Banyak nian yang terkena pilek, mungkin saja oleh karena kabut asap ini," kata Silvana, warga Talang Kecer, Pendopo, PALI, Jumat(11/8).

Sementara itu, kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI, Junaidi Anuar mengakui satu pekan lalu ada tiga titik lahan warga yang terbakar.

"Satu pekan lalu, ada empat hektare terbakar, di Desa Talang Akar, Kecamatan Talang Ubi, 1,5 hektare lahan terbakar, dan Desa Kota Baru 1,5 hektare dan Desa Prabumenang, 1 hektare terbakar," kata Junaidi.

Sebelumnya, data Dinas Kesehatan (Dinkes) di Kabupaten PALI, mulai bulan Juli 2017 sampai Agustus 2017 warga yang terkena penyakit Inspeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kabupaten PALI meningkat.

Bulan Juli 2017 lalu warga yang terkena ISPA sebanyak 714 orang, dan bulan Agustus ini, dari tanggal 1 Agustus sampai 9 Agustus, ada 669 warga PALI yang terkena ISPA.

Penulis: Ari Wibowo
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help