TribunSumsel/

Pilkada Palembang

Golkar Tolak Nama Harnojoyo-Finda untuk Diusung di Pilkada Palembang Gara-gara Hal ini

Hal inilah yang membuat Tim Penjaringan DPD Golkar Palembang tidak memasukan kedua nama tersebut ke DPD Golkar Sumsel.

Golkar Tolak Nama Harnojoyo-Finda untuk Diusung di Pilkada Palembang Gara-gara Hal ini
Harnojoyo dan Finda 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- DPD partai Golkar Sumsel memastikan, nama balon pasangan kepala daerah petahana kota Palembang Harnojoyo-Fitrianti Agustinda (Finda), tidak direkomendasikan tim penjaringan DPD Golkar Palembang ke Golkar Sumsel untuk diusung pada Pilkada 2018 mendatang.

Nama keduanya, tak masuk dalam lima nama bakal calon walikota/wakil walikota, karena partai Golkar punya alasan tersendiri untuk mendepaknya dari hasil penyaringan.

Ketua Bapilu DPD I Golkar Sumsel, Yansuri mengatakan tidak masuknya nama Harno-Finda dalam rekomendasi DPD Golkar Palembang lantaran keduanya, memaksakan mendaftarkan secara berpasangan.

Hal inilah yang membuat Tim Penjaringan DPD Golkar Palembang tidak memasukan kedua nama tersebut ke DPD Golkar Sumsel.

Pasalnya didalam aturan penjaringan tidak tercantum aturan pengambilan dan pengembalian formulir secara berpasangan.

"Iya kan kita minta begini, formulir itu ngambil masing-masing. Siapa yang mau ngambil formulir dua-dua, umpama calon walikota calon wakil walikota atau mengambil calon wakil walikota. Nah mereka itu dianggap sepasang, nah kita tidak ada kalimat yang sepasang itu. Formulir kita tidak ada. Mereka mengembalikan sepasang. Kita itukan tidak ada sepasang, sudah diperingati itu, pisah bae itu satu ngambil wakil satu wako," jelas Yansuri.

Meski demikian, kata Yansuri bisa saja nama Harno dan Finda masih memiliki peluang untuk diusung, karena DPD Golkar Sumsel tetap memiliki wewenang untuk menambah atau mengurangi nama calon yang sebelum disetor ke DPP Partai Golkar.

"Harnojoyo sementara ini belum ada. Karena DPD Golkar Sumsel berhak untuk mengurangi atau menambah nama. untuk kabupaten/ kota. Tapi untuk gubernur DPP yang bisa mengurangi atau menambah," terangnya.

Sementara itu, dari lima nama yang direkomendasikan Tim penjaringan DPD II Golkar Palembang, terdapat nama seperti Sarimuda, Mularis, dan Lury Elza Alex, dan M Hidayat.

"Satu lagi lupo aku namonyo, karena banyak berkas itu. Nanti kita akan mengerucutkan 3 nama yang akan diserahkan ke DPP untuk dilakukan survey dan penetapan calon yang diusung," pungkas Yansuri.

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help