TribunSumsel/

Mahasiswa Pelaku Penusukan di Kampus UIN Raden Fatah Terancam Diberhentikan

Disinggung mengenai sanksi bagi pelaku yang juga diduga merupakan mahasiswa UIN Raden Fatah, Wakil Rektor III UIN Raden Fatah RR Rina Antasari

Mahasiswa Pelaku Penusukan di Kampus UIN Raden Fatah Terancam Diberhentikan
TRIBUNSUMSEL.COM/ ANDRI HAMDILLAH

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Slamet Teguh Rahayu

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Mahasiswa UIN Raden Fatah harus terlibat baku hantam.

Bahkan Eza Tri Andi harus mendapatkan perawatan usai mendapatkan luka tikam.

Disinggung mengenai sanksi bagi pelaku yang juga diduga merupakan mahasiswa UIN Raden Fatah, Wakil Rektor III UIN Raden Fatah RR Rina Antasari mengatakan dengan tegas, jika memang terbukti bersalah melakukan tindak kejahatan oleh anggota kepolisian.

Pelaku penusukan ini, terancam akan diberhentikan.

"Sudah pasti kita berhentikan. Jika memang pihak kepolisian sudah menetapkannya sebagai tersangka, dan proses hukum berjalan," ungkapnya.

Wakil Rektor III UIN Raden Fatah, RR Rina Antasari
Wakil Rektor III UIN Raden Fatah, RR Rina Antasari ()

Disinggung mengenai kejadian ini yang diduga melibatkan organisasi ekstra kampus.

Rina mengaku akan mengevaluasi hal tersebut.

Namun, ia tak bisa langsung memberikan sanksi pembubaran, karena organisasi tersebut merupakan organisasi besar.

"Nanti diperingatkan organisasi tersebut. Kita sekarang belum mendengar adanya hal itu. Di UIN Raden Fatah ini, ada enam organisasi ekstra kampus. Sejauh ini, kita memang belum mengevaluasi organisasi ekstra kampus ini, karena memang selama ini tidak ada masalah," ka‎tanya.

Penulis: Slamet Teguh Rahayu
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help