TribunSumsel/

Bukannya Tangkap Penjahat, Polisi ini Malah Tangkap Patung Mc Donald, Bikin Heran

Beberapa orang yang menonton proses penangkapan sempat bertanya pada ketiga polisi tentang apa yang mereka lakukan.

Bukannya Tangkap Penjahat, Polisi ini Malah Tangkap Patung Mc Donald, Bikin Heran
Intisari Online

TRIBUNSUMSEL.COM- Baru-baru ini, sebuah patung Ronald McDonald yang berada di gerai McDonald di Guangzhou, Cina, ditahan polisi karena dianggap mengganggu.

Tiga petugas kepolisian dari biro manajemen perkotaan tiba-tiba saja muncul di gerai McDonald tersebut dan langsung berusaha membekuk patung Ronald McDonald yang berada di depan restoran, rupanya mereka berusaha untuk membawa patung ini.

Beberapa orang yang menonton proses penangkapan sempat bertanya pada ketiga polisi tentang apa yang mereka lakukan.

(Baca: Sangat Aneh, Gadis-gadis Kecil di Desa ini Berubah Kelamin Jadi Pria Saat Injak Usia Puber, Ternyata)

Ketiganya menjawab bahwa mereka sedang melaksanakan perintah dari pemerintah kota, dan semua orang harus menjaga jarak.

Sayangnya, proses penangkapan Ronald tidak berjalan mulus.

Ketiga polisi ini kesulitan untuk membawa patung Ronald yang tidak mau lepas dari alas berdirinya.

Salah satu polisi kemudian mulai menendang Ronald sementara dua polisi lainnya mendorong dan menggyang-goayangkan sampai Ronald akhirnya mulai goyah.

Setelah bagian kaki patung Ronald patah, Ronald dengan mudah dibawa oleh tiga polisi tersebut.

(Baca: Sudah Rajin Salat Dhuha, Tapi Rezeki Tak Juga Datang? Ternyata Ini yang Salah)

Ketika gambar proses penangkapan Ronald tersebar di Sina Weibo, situs jejaring sosial Cina, petugas dari kantor manajemen perkotaan langsung menjelaskan alasan penangkapan Ronald.

Disebutkan bahwa penempatan Ronald di luar restoran tidak mendapat ijin atau illegal, selain itu, Ronald juga dianggap mengganggu pemandangan dan membahayakan pejalan kaki karena bisa membuat mereka tersandung.

Ia juga mengatakan bahwa McDonald bisa membawa pulang Ronald jika mereka mengakui bahwa Ronald sudah melanggar hukum dan mau menerima hukuman denda. (Agra Winona/ weirdasianews.com)

Editor: M. Syah Beni
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help