TribunSumsel/

Sriwijaya FC

Gagal Penalti Hingga Pemain Perseru Dibawa ke Rumah Sakit, Begini Jalannya Pertandingan

Begitu juga saat Yanto Basna naik membantu serangan di menit 23, namun meski terjatuh akibat terjadi kontak dengan pemain bertahan Perseru, wasit tida

Gagal Penalti Hingga Pemain Perseru Dibawa ke Rumah Sakit, Begini Jalannya Pertandingan
Tribunsumsel.com/ Petrus Marudut Wakatembe
Beto Goncalves terlihat kesal usai gagal mengeksekusi tendangan penalti 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Di babak pertama, Sriwijaya FC langsung mengambil inisiatif menyerang dan mengurung pertahanan Perseru Serui.

Penguasaan bola pun hampir sepenuhnya dikuasai laskar wong kito, sementara tim tamu lebih banyak bertahan sembari mencoba melakukan serangan balik.

Peluang pertama diperoleh Alberto Goncalves di menit 12, namun akselerasinya mampu ditahan dengan baik oleh penjaga gawang skuad Cendrawasih Jingga, Sukasto Effendi.

Begitu juga saat Yanto Basna naik membantu serangan di menit 23, namun meski terjatuh akibat terjadi kontak dengan pemain bertahan Perseru, wasit tidak meniup peluit tanda terjadinya pelanggaran.

Menjelang berakhirnya babak pertama, sempat terjadi insiden saat 1 pemain Perseru yakni Lukas Mandowen terkapar di tengah lapangan dan harus mendapat perawatan dari tim medis.

Pemain yang sempat lama bermain bagi Persipura ini bahkan harus mendapat tambahan oksigen dan akhirnya dibawa ke RS Bari Palembang guna dilakukan perawatan intensif.

Skor imbang tanpa gol akhirnya menutup 45 menit babak pertama.

Di babak kedua, SFC langsung melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Firdaus Ramadhan menggantikan Bio Paulin.

SFC yang terus menyerang akhirnya mendapat kesempatan emas mencetak gol melalui titik penalti di menit 61.

Hukuman ini diberikan wasit Rully Ruslin setelah pemain Perseru Dian Mahrus terkena handball di kotak terlarang.

Namun peluang ini terbuang percuma karena sepakan lemah Beto berhasil diantisipasi oleh Sukasto Effendi.

SFC kemudian kembali melakukan pergantian pemain di menit 64 dengan mengganti TA Mushari dengan Yohanis Nabar di menit 64.

Perseru sendiri akhirnya harus bermain dengan 10 orang setelah Boman Aime menerima kartu kuning keduanya di menit 67.

Di 15 menit tersisa, supersub SFC Airlangga Sucipto juga dimasukkan sebagai pergantian terakhir, namun usaha ini belum membuahkan hasil dan laga pun berakhir imbang 0-0.

Penulis: Haryanto
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help