TribunSumsel/

Istri Digerebek Tanpa Bra dengan Suami Orang, Akhirnya Terungkap Usai Suami Berdoa di Makkah

Dia dipergoki suami dalam kondisi hanya memakai baju tidur tanpa bra. Sementara pasangannya tidak berbaju, sehingga menyebabkan runtuhnya rumah tangg

Istri Digerebek Tanpa Bra dengan Suami Orang, Akhirnya Terungkap Usai Suami Berdoa di Makkah
awekcute

Karena tanpa pengetahuan saya, istri saya menghadiahkan gelang tersebut kepada pria itu.

Saya memang sakit hati tetapi karena perasaan sayang masih menebal, saya buat tak tahu saja.

Namun, pada satu malam doa saya dikabulkan Allah ketika saya bagaikan diberi petunjuk mengenai kecurangan istri.

Entah bagaimana, ketika itu tiba-tiba mobil yang biasa saya gunakan rusak dan saya pulang ke rumah menggunakan mobil lain.

Tidak seperti kebiasaan, saya pulang awal sedikit.

Ketika sampai di rumah, saya melihat sosok seorang pria keluar dari pintu belakang dan menguncinya.

Panas darah ini melihatnya dan dengan menggunakan segala tenaga yang ada, saya mengejar dan berhasil menangkapnya.

Ternyata, dia adalah pria seperti digambarkan teman saya.

Dalam keadaan setengah telanjang, saya menyeretnya ke dalam rumah.

Dan ketika itu istri saya dalam keadaan kusut, memakai baju tidur tanpa bra.
Saya memeriksa kamar dan menemukan tempat tidur 'berantakan'.

Tanpa sadar, air mata saya mengalir dan benarlah apa yang diberitahu teman selama ini.

Sudah jelas, istri saya selingkuh.

Jika bersama pria lain di dalam rumah dalam kondisi mencurigakan, apa lagi yang mereka lakukan jika tidak membuat maksiat?

Namun, seperti orang tidak bersalah, keduanya berbuat muka tanpa dosa.
Istri memberi alasan pria itu datang ke rumah karena ingin memperbaiki pipa.

Setelah diperiksa, ternyata isteri saya berbohong ketika pipa rumah saya tidak rusak.

Dan pria itu tidak pula membawa peralatan perbaikan pipa.

Selain itu, sang pria masuk ke rumah secara bersembunyi setelah mobilnya diparkir jauh dari pekarangan rumah.

Kesal dengan reaksi mereka, saya bawa ke kantor polisi dan membuat laporan.
Sedikitpun mereka tidak menunjukkan perasaan takut.

Kesudahannya mereka dilepaskan setelah dijamin keluarga masing-masing.

Sejak itu, kami duduk terpisah hingga kami bercerai baru-baru ini.

Saya mendapatkan hak pengasuhan anak.

Bila dipikirkan kembali, apa salah saya sehingga dia sanggup berbuat begitu.

Apa saja yang ia mau saya berikan.

Bahkan satu ketika dia pernah mengatakan kepada anggota keluarga saya.

Dia tidak tahu hendak membeli apa lagi karena semua benda dapat dimilikinya.

Keluarga saya memang kecewa, apalagi ibu saya.

Dia adalah menantu kesayangannya, tetapi apa yang terjadi benar-benar mengejutkannya.

Keluarga mantan istri pula menempatkan kesalahan di atas bahu saya.

Mereka menggambarkan saya terlalu cemburu.

Saya heran, apakah perbuatan mantan istri saya melakukan maksiat bersama pria lain dan saya sendiri yang menangkap mereka harus dimaafkan? "

Nauzubillah.

Semoga hal ini tidak terjadi pada kita maupun anggota keluarga kita sendiri dan kisah benar ini menjadi pelajaran buat semua.

Penulis: Kharisma Tri Saputra
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help