TribunSumsel/

Hari Pertama Sekolah Rebutan Duduk Paling Depan, Begini Siasat Dari Wali Kelas

Supriani juga menambahkan kalau anak yang pintar dan memiliki postur badan kecil sudah pasti akan kita berikan bangku didepan sekali.

Hari Pertama Sekolah Rebutan Duduk Paling Depan, Begini Siasat Dari Wali Kelas
TRIBUNWOW.COM/KOLASE
Presiden Jokowi (kiri), siswa-siswa SD Pedalaman Kalimantan Barat (kanan) 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Andri Hamdillah

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Libur panjang anak sekolah hari ini telah berakhir, seluruh murid Sekolah Dasar (SD) 156 yang berada di Jalan Mayor Salim Batubara, Sekip Tengah Kecamatan Kemuning ramai berkumpul memadati ruangan kelas masing - masing, Senin (17/7/2017).

Seluruh murid SD 156 didampingi orangtuanya sudah memadati ruangan depan kelas menunggu pembagian tempat duduk.

Saat di jumpai Tribun disela - sela kesibukannya, Guru kelas V Supriani (50) mengatakan dari pagi hari sekitar pukul 06.20 seluruh wali murid mendampingi anaknya sudah berkumpul di depan kelas.

"Waduh hari pertama masuk sekolah ramai sekali, dari pagi seluruh wali murid berdatangan mendampingi anaknya untuk memasuki kelas baru", jelas Supriani.

Tak cuma mendampingi anaknya masuk di hari pertama sekolah, seluruh wali murid juga menginginkan anaknya agar mendapatkan bangku belajar urutan depan.

Meski wali murid berusaha keras agar anaknya duduk di bangku paling depan, tetapi dari pihak guru sendiri telah mempunyai nilai sendiri untuk masalah tempat duduk.

Sekolah Dasar (SD) 156
Sekolah Dasar (SD) 156 (Tribunsumsel.com/Andri Hamdillah)

"Anak yang duduk dibangku paling depan kita hitung berdasarkan ranking sang anak, tetapi ada juga pengecualian meski anak itu ranking pertama dia harus duduk di bangku nomor 2 atau 3, itu kita lakukan apabila anak yang ranking memiliki postur badan yang besar", jelas Supriani.

Semua itu kita lakukan agar anak yang berbadan kecil tidak kesulitan untuk melihat ke depan, apalagi ketika saat ingin mencatat pelajaran.

Dari pengalaman sebelumnya anak yang terhalang postur besar temannya akan malas dan mengantuk saat jam pelajaran.

"Dari pada anak tertidur saat jam pelajaran lebih baik kita atur untuk anak berbadan kecil supaya duduk tidak dibelakang sekali", tuturnya.

Supriani juga menambahkan kalau anak yang pintar dan memiliki postur badan kecil sudah pasti akan kita berikan bangku di depan sekali.

"Kalau dia kecil kan lebih baik, selain pintar teman dibelakang tempat anak itu duduk juga bisa melihat ke depan dengan jelas", ungkap Supriani.

Penulis: Andri Hamdilah
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help