TribunSumsel/

H Iskandar Boyong Dua Penghargaan Dalam Sepekan

Aneka penghargaan dari pemerintah pusat itu sebagai pengakuan atas kinerjanya dalam memimpin Kabupaten OKI.

H Iskandar Boyong Dua Penghargaan Dalam Sepekan
Istimewa

Kayuagung-- Bupati Ogan Komering Ilir, H Iskandar, SE memboyong pulang dua penghargaan sepanjang sepekan lalu.

Aneka penghargaan dari pemerintah pusat itu sebagai pengakuan atas kinerjanya dalam memimpin Kabupaten OKI.

Sekretaris Daerah Kabupaten OKI, H. Husin, S. Pd, MM mengatakan bahwa sejak Kamis Pekan lalu Bupati OKI diundang untuk menerima berbagai penghargaan tersebut.

"Kita bersyukur apa yang dilakukan Pemerintah Kabupaten OKI mendapat apresiasi dari banyak pihak," katanya, saat mewakili Bupati OKI, H. Iskandar, SE menerima penghargaan Manggala Karya Kencana dari Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Surya Chandra Surapati di Bandar Lampung, Jum’at, (15/7) lalu.

Saat menerima penghargaan Mandala Karya Kencana (MKK), Husin menjelaskan tanda kehormatan tersebut merupakan penghargaan tertinggi dari pemerintah pusat melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI kepada H Iskandar, SE yang dinilai sebagai sosok yang memiliki dedikasi tinggi terhadap program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga," katanya.

Sementara itu, kepala BKKBN Kabupaten OKI, Alhady Nasir mengatakan Lebih lanjut mengatakan, program KB emas di Kabupaten OKI ditujukan untuk membangun generasi yang berkualitas.

Adapun strategi yang telah dilakukan yakni dengan safari KB keliling di seluruh daerah Perairan dan terpencil, pelayanan KB keliling di daerah lebak atau rawa- rawa.

Kemudian, mendistribusikan alat kontrasepsi ke puskesmas dan bidan desa serta sarana keshatan lainya terutama daerah terpencil, pembentukan dan Pembinaan pusat informasi konseling- remaja (PIK-R/M) jalur sekolah ataupun lainya, pembentukan dan pembinaan BKB, BKR, BKL dan UPPKS disetiap desa.

"Bagian dari upaya kita untuk menekan angka laju pertumbuhan penduduk (LPP) di Kabupaten OKI, meningkatkan akses pelayanan KB bagi masyarakat miskin terutama di daerah terpencil dan perairan, meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang manfaat progrm BKKBN dan resiko pernikahan usia dini, membangun keluarga dengan membentuk dan membina BKB, BKR dan UPPKS secara berkesinambungan," jelasnya.

Sebelumnya, pada Kamis (13/72017) lalu, di Yogyakarta.

Halaman
12
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help