TribunSumsel/

Harga Karet Makin Anjlok, Para Petani Akhirnya Alih Profesi Jadi Ini

"Benar-benar jatuh harga karet ini. Mengenai harga kita tidak bisa berbuat banyak. Kita ikuti saja harga pasar," katanya.

Harga Karet Makin Anjlok, Para Petani Akhirnya Alih Profesi Jadi Ini
TRIBUNSUMSEL.COM/Defri Irawan
Ilustrasi 

TRIBUNSUMSEL.COM, BATURAJA - Berkebun karet nampaknya sudah bukan jadi andalan untuk mendongkrak perekonomian petani.

Pasalnya harga semakin tajam merosot ke bawah.

Bahkan hingga saat ini harga karet di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) hanya Rp 5000 perkilogram

Harga tersebut, kata Man seorang petani di kawasan lengkiti saat dibincangi kemarin, menceritakan harga karet Rp 5000 per kilogram tersebut untuk karet mingguan.

"Benar-benar jatuh harga karet ini. Mengenai harga kita tidak bisa berbuat banyak. Kita ikuti saja harga pasar," katanya.

Ia menceritakan, dibeberapa daerah memang sudah ada yang membabat habis lahan.

Petani karet sudah ada yang banting "setir".

Dulunya berkebun karwt sekarang ini lebih memilih jagung untuk di kembangkan.

"Harga jagung ini relatif stabil. Mungkin inilah yang menyebabkan adanya petani yang dulunya berkebun karet sekarang berkebun jagung," ucapnya.

Dilain pihak satu petani yang menanam jagung adalah Gun.

Halaman
12
Penulis: Retno Wirawijaya
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help