TribunSumsel/

242 Calon Santri Berangkat ke Tiga Derah di Pulau Jawa, Ternyata ini Tempatnya

Ratusan orang tua dan kerabat keluarga calon santri Tahfiz Qur'an yang berasal dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Muratara padati rumah kedi

242 Calon Santri Berangkat ke Tiga Derah di Pulau Jawa, Ternyata ini Tempatnya
TRIBUNSUMSEL.COM/FARLIN ADDIAN
HM Syarif Hidayat melakukan pelepasan calon santri yang diberangkatkan ke pulau jawa. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Farlin Addian

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA -- Ratusan orang tua dan kerabat keluarga calon santri Tahfiz Qur'an yang berasal dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Muratara padati rumah kediaman Bupati Muratara HM Syarif Hidayat di Desa Terusan Kecamatan Karang Jaya, Minggu (16/7).

Kehadiran mereka tersebut guna menghadiri pelepasan sebanyak 360 calon santri Tahfiz Qur'an ke tiga Pondok Pesantren (Ponpes) dipulau jawa oleh Bupati Muratara HM Syarif Hidayat, dirumah kediaman Bupati Muratara HM Syarif Hidayat.

Tiga ponpes dimaksud yakni Bustanuly Usysyqil qur'an (BUQ) Demak, Ponpes Darusalam Jombang dan Ponpes Al Amin Prenduan, Madura.

Dalam pidatonyo Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat mengharapkan para calon Santriwan dan Santriwati nantinya menjadi kader-kader penghafal Qur'an yang fasih berbahasa Arab dan bahasa Inggris.

Tidak hanya itu, para tamatan santri Tahfiz Qur'an kedepan mampu mengajak dan menjadi kader di desa masing -masing dalam mensiarkan agama Islam.

"Apa yang saya niatkan yakni menciptakan 1000 kader penghafal Alquran di Muratara mulai terwujud diawali dengan keberangkatan santri tahfiz qur'an ini. Tujuan kami selaku pemerintah ikhlas. Untuk menjadikan kader penerus bangsa menjadi orang yang beriman, berilmu dan menjadi kader penghafal Alquran yang Insya Allah setelah tamat mereka hafal Alquran dan fasih bahasa asing dan arab," tutur Syarif.

Bupati Muratara HM Syarif dalam penyampaiannya juga berjanji akan memberikan penghargaan kepada santri yang berprestasi, berupa melanjutkan sekolah sampai kepenguruan tinggi.

"Aku janjikan kalau berprestasi akan diberikan penghargaan, bagi yang di tingkat MTS akan dibiayai lagi lanjut ke tingkat MAN, begitu ditingkat MAN akan dikuliahkan hingga sarjana," janjinya.

Program tahfiz qur'an dapat terwujud sesuai dengan harapan, karena kalau anggaran miliaran rupiah untuk membuat bangunan fisik, tiga tahun yang akan pastilah akan mengalami. Kerusakan. Namun melalui program selama tiga tahun kedepan bukan hancur tapi peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berakhlak bagus.

"Kepada para orang tua, relakan para anaknya untuk mencari ilmu, yakinlah tempat mereka menimba ilmu merupakan tempat-tempat pilihan, Sebelumnya juga saya sudah mengutus tim Pemkab untuk mencari dan melihat langsung Ponpes yang akan dijadikan tempat para anak-anak kita mendalami ilmu agama, khususnya penghafal Qur'an atau Tahfiz Qur'an," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Kesra Setda Kabupaten Muratara menyampaikan untuk jumlah santri dan mahasiswa yang diberangkatkan sebanyak 360 orang dan dalam keberangkatan kali ini yaitu sebanyak 329 orang yang terdiri dari Ponpes Bustanuly Usysyqil qur'an (BUQ) Demak, sebanyak 12 orang, Ponpes Darusalam Jombang sebanyak 36 orang dan Ponpes Al Amin Prenduan, Madura sebanyak 242 dan kuliah sebanyak 39 orang.

Sebelumnya telah diberangkatkan santri ke Ponpes Thawalib Padang Sumatera Barat (Sumbar) sebanyak 15 orang dan Ponpes Gontor sebanyak 16 orang.

Demak berjumlah 12 orang, Ponpes Darusalam-Jombang 36 orang, Madura 242 orang. "Sementara untuk tingkat universitas di Al Amin prenduan sebanyak 39 orang terdiri dari 21 Laki-laki dan 18 perempuan," ujarnya.

Penulis: Farlin Addian
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help