TribunSumsel/

Perahu Tenggelam Ditabrak Kayu, Begini Kondisi Jefiansyah Saat Ditemukan

Sekira 20 menit mereka memancing, tiba-tiba perahu yang ditumpangi oleh ketiganya tiba-tiba oleng akibat adanya kayu yang menabrak perahu.

Perahu Tenggelam Ditabrak Kayu, Begini Kondisi Jefiansyah Saat Ditemukan
tribunsumsel.com/Eko Hepronis
Basarnas bersama BPBD dan warga Prabumulih saat membawa jenazah Jefiansyah (15). 

Laporan wartawan tribunsumsel.com, Eko hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU -- Jefiansyah ‎ (15) korban tewas tenggelam di sungai Muara Lakitan saat sedang memancing karena perahu yang ditumpanginya karam akhirnya berhasil ditemukan, Jumat (14/7) sekira pukul 07.40 WIB.

Jefi ditemukan dalam keadaan mengapung di pinggir sungai di desa Prabumulih, Kecamatan Muara Lakitan, atau sekitar empat kilometer dari lokasi awal tempat pertama ia tenggalam.

Saat ditemukan kondisi tubuhnya masih dalam keadaan utuh.

Hanya saja sekujur tubuh sudah mulai membiru karena diduga banyak meminum air saat tenggelam.

Berdasarkan informasi dihimpun ‎kejadian bermula pada hari Kamis (13/7/2017) pukul 16.30 WIB warga Kelurahan Lakitan ini bersama kedua sepupunya yakni Rawan (30) dan Defi (30)‎ pergi memancing menggunakan satu perahu di seputaran aliran sungai Musi, Kelurahan Muara Lakitan.

Lokasinya memancing tersebut berseberangan dengan tempat tinggal mereka.

Sekira 20 menit mereka memancing, tiba-tiba perahu yang ditumpangi oleh ketiganya tiba-tiba oleng akibat adanya kayu yang menabrak perahu.

"Akibatnya perahu yang mereka tumpangi menjadi oleng dan mereka yang ada di dalam perahu semuanya tercebur ke dalam sungai," ungkap Kepala BPBD Mura, Paisol pada Tribunsumsel.Com.

Kedua orang temannya selamat dan kembali meraih perahu, namun Jefi tidak terlihat dan diduga langsung tenggelam.

Selanjutnya kedua orang temannya yang selamat berteriak meminta pertolongan warga sekitar," ungkapnya.

Ia juga menyam‎paikan pencarian korban melibatkan masyarakat setempat BPBD, Polsek Muara Lakitan dan Basarnas Sumsel.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help