TribunSumsel/

Pengobatan Amanda Tidak Cukup Hanya di Puskesmas Harus ke Dokter Spesialis, Soal Biaya Tidak Masalah

dakan yang dilakukan, puskesmas kata dia sesuai kewenangan mereka di puskesmas.

Pengobatan Amanda Tidak Cukup Hanya di Puskesmas Harus ke Dokter Spesialis, Soal Biaya Tidak Masalah
Tribunsumsel.com/Retno Wirawijaya
Amanda (3) warga Karang Endang Lengkiti, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), penderita hydrocephalus. 

TRIBUNSUMSEL.COM,BATURAJA - Kepala Tata Usaha (TU), UPTD Puskesmas, Saiful mengatakan Amanda (3) warga Karang Endang Lengkiti, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), memang diketahui mengalami hydrocephalus.

Sejak beberapa waktu lalu hingga sekarang yang bersangkutan masih di bawah pengawasan pihak puskesmas.

Tindakan yang dilakukan, puskesmas kata dia sesuai kewenangan mereka di puskesmas.

Antara lain memberikan, asupan gizi yang cukup kepada balita yang mengalami penyakit tersebut.

"Yang kita berikan untuk asupan gizinya, seperti memberikan susu, makanan dan obat-obatan. Hal ini juga sudah kita koordinasikan dan laporkan ke Dinas Kesehatan," katanya, saat dihubungi melalui telepon, Jumat (14/7/2017).

Disinggung akankah diambil tindakan untuk di rujuk ke rumah sakit, kata dia hal itu sudah dilakukan.

Sudah sempat akan dioperasi, namun kendalanya dimana ia mengaku kurang tahu.

"Kendalanya saya kurang tahu. Saya lupa kapan, yang jelas sekitar tahun 2015 atau 2016. Pastinya kapan pernah dirujuk ke rumah sakit saya lupa," jelasnya.

Untuk asupan gizi kepada yang bersangkutan kata dia, diberikan satu bulan satu kali.

Kepala Dinas Kesehatan OKU, H Suharmasto SKM M Epid melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Andi Prapto SKM mengatakan, sebaiknya dirujuk.

"Untuk biaya kalau memang belum jadi peserta BPJS, pasien bisa dengan Program Jamsoskes Sumsel Semesta," kata Andi.

Ia mengatakan untuk mengobatan balita tersebut, harus ditangani oleh dr spesialis di rumah sakit.

"Ini akan kita koordinasikan dengan pihak puskesmas," kata Andi.(rws)

Penulis: Retno Wirawijaya
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help