TribunSumsel/
Home »

Video

Pelayanan di Disdukcapil Palembang Tak Maksimal, Wawako Palembang "Ngamuk"

Finda sapaan akrabnya mengeluhkan pelayanan yang tidak sesuai prosedur dan berbeda-beda dari pemberitahuan pejabat.

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Iswahyudi

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda kembali melakukan sidak ke Kantor Dinas Kependudukan dan Catatatan Sipil (Disdukcapil) Palembang, Jumat (14/7/2017) siang.

Kedatangan orang nomor dua di Palembang ini langsung disambut masyarakat yang sudah lama menunggu pelayanan.

Mereka meminta kepada Fitrianti Agustinda untuk mengurus pembuatan E KTP dan diiyakan Wakil Walikota ini.

"Nah bagus bu sudah datang langsung lihat pelayanannya," celetuk seorang warga.

Ada beberapa masyarakat yang dibantu Fitrianti Agustinda dalam pelayanan yang berlangsung di Disdukcapil Kota Palembang.

Bahkan meskipun sudah dibantu oleh Fitrianti Agustinda, pelayanan yang diberikan petugas tidak maksimal dan dikeluhkan sendiri oleh Wakil Walikota Palembang ini.

"Loh bagaimana ini, saya yang urus langsung kok pelayanannya seperti ini, bagaimana kepala dinas?," katanya di dalam ruangan pelayanan.

Finda sapaan akrabnya mengeluhkan pelayanan yang tidak sesuai prosedur dan berbeda-beda dari pemberitahuan pejabat.

Fitrianti Agustinda mengatakan, pada sidak kedua ini masih banyak evaluasi yang harus dilakukan.

"Posko sudah dibuat dan ada perwakilan dari tiap kecamatan, tapi masih banyak yang harus dievaluasi apalagi pelayanan dibagian dalam. Banyaknya warga juga membuat pelayanan tidak maksimal," katanya.

Walaupun sudah ada beberapa warga yang mengambil E KTP, namun Kantor Disdukcapil Palembang tetap dipenuhi masyarakat.

"Mungkin kedepannya tidak harus diambil ke Disdukcapil, tapi langsung diantar ke rumah oleh Ketua RT," ungkapnya.

Sedangkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Palembang, Ali Subri mengatakan, untuk mengurangi antrean, mereka sudah mendistribusikan E KTP ke pihak Kecamatan.

"Tapi warga masih banyak yang datang ke sini untuk mengambil E KTP, kata mereka tidak ada di kecamatan padahal sudah sebagian kami distribusikan dan berita acara penerimaannya pun ada," jelasnya.

Penulis: Yohanes Iswahyudi
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help