TribunSumsel/
Home »

Video

Juru Parkir Ini Tarik Uang Parkir dengan Cara Canggih, Begini Caranya

Untuk gelombang pertama ini ada 35 jukir yang ditempatkan di sepanjang Jalan Kolonel Atmo sampai simpang Pasar Burung.

Laporan wartawan TribunSumsel.com, Iswahyudi

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Ada yang berbeda kalau melintas di sepanjang Jalan Kolonel Atmo Palembang. Juru parkir di jalan ini tampil trendi dengan seragam kemeja lengan panjang, celana hitam, sepatu kets dan topi.

Selain itu mereka menenteng smartphone Samsung setiap orangnya dengan print kertas bayaran yang tergantung di pinggang.

Ternyata mereka adalah juru parkir elektronik yang menggunakan aplikasi khusus di smartphone untuk penagihan biaya kepada pemilik kendaraan.

Setiap pengendara yang parkir akan dipinjamkan kartu parkir khusus bersensor.

Kemudian jukir akan melakukan scan kartu melalui smartphone dan memasukkan nomor polisi.

Lalu kalau pemilik kendaraan akan pulang, jukir akan meminta kembali kartu tersebut dan menscannya kembali.

Lalu keluarlah print biaya sesuai berapa lama kendaraan tersebut parkir.

"Untuk sepeda motor satu jamnya dikenai biaya Rp 1000 dan mobil dikenai biaya Rp 2000," kata Direktur Operasional PT Tekno Optima Perkasa, Dimas, pada Tribunsumsel.com.

Dimas menuturkan, setelah dua hari operasional, parkir sistem online berjalan lancar dan mendapatkan sambutan yang baik dari masyarakat.

"Semuanya lancar dan untuk keamanan kami diback up petugas keamanan dan saya harap tidak ada gesekan karena kami juga merangkul jukir yang lama untuk ikut bergabung," jelasnya.

Untuk gelombang pertama ini ada 35 jukir yang ditempatkan di sepanjang Jalan Kolonel Atmo sampai simpang Pasar Burung.

Gelombang kedua nanti akan ditempatkan jukir di Jalan Letkol Iskandar dan gelombang ketiga di Jalan TP Rustam Effendi.

"Ini baru soft launching, dua minggu kemudian akan dilaunching oleh Walikota Palembang. Jukir elektronik ini sangat berguna sekali untuk mencegah kebocoran pendapatan dan ini bisa menambah pendapat asli daerah, " ujarnya.

Penulis: Yohanes Iswahyudi
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help