TribunSumsel/

Baru Tamat SD, Kelakuan Remaja Ini Sungguh Tak Pantas Untuk Ditiru

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika dirinya sedang asyik duduk di rumah.

Baru Tamat SD, Kelakuan Remaja Ini Sungguh Tak Pantas Untuk Ditiru
tribunsumsel.com/Sri Hidayatun
BS (12) warga jalan Remiva kecamatan Kertapati ini pun harus berurusan dengan pihak polisi lantaran telah melakukan aksi penjambretan. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Siapa yang mengira kalau kelakukan remaja yang baru tamat sekolah dasar ini tak sesuai dengan usianya yang masih belia.

BS (12) warga jalan Remiva kecamatan Kertapati ini pun harus berurusan dengan pihak polisi lantaran telah melakukan aksi penjambretan.

Dengan wajah yang masih lugu nan polos, remaja yang akan masuk kelas I SMP ini pun tak bisa menikmati bangku sekolahnya lagi.

Menggunakan pakaian tahanan Polsek Seberang Ulu I Palembang, BS pun harus merasakan dinginnya jeruji besi tahanan bersama puluhan tahanan lainnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika dirinya sedang asyik duduk di rumah.

Lalu ia pun dihampiri oleh temannya Pian (20) yang saat ini masih buron untul melalukan aksi jambret.

"Saya diajak dia (Pian, red ) jambret pak, katanya kalau tidak mau ikut saya akan dipukuli, " ujarnya dengan santai, Kamis (13/7/2017).

Remaja yang bersekolah di SMP swasta yang ada dikawasan Kertapati ini akhirnya ikut bersama temannya untuk menjambret.

"Saya dibonceng dia pak dan kami keliling mencari mangsa, ketika ada target ibu-ibu sedang duduk di konter hp saya dekati, " ungkap dia.

Lalu, dirinya pun turun dari motor dan berpura-pura membeli pulsa.

Ketika lengah, dirinya pun langsung merampas handphone korban.

"Saya langsung ambil pak, dan teman saya menunggu atas motor. Namun saat saya hendak kabur korban teriak dan teman saya langsung kabur, " ungkapnya.

Tak khayal, dirinya pun lari namun nahas akhirnya ditangkap warga dan polisi pun langsung datang ke lokasi.

"Saya menyesal pak, baru pertama kali ini saya menjambret, " tegasnya.

Penulis: Sri Hidayatun
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help