TribunSumsel/
Home »

Video

Bermodal Rantai Babi, Chairul Tipu Korbannya Hingga Ratusan Juta Untuk Menggandakan Uang

Setelah terjadi kesepakatan lalu Edy Boy memperkenalkan Edi kepada temannya yakni Chairul Ambry‎ sosok yang mampu menggandakan uang.

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Chairul Ambri (63) terpaksa ‎medekam di jeruji tahanan setelah melakukan penipuan berkedok bisa menggandakan uang seperti layaknya dimas kanjeng Taat Pribadi.

Warga Jalan Suro Baru Rt 05 Desa Suro Baru, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahyang, Provinsi Bengkulu‎ ini diamankan oleh Unit Pidana Khusus (Pidsus) Mapolres Lubuklinggau hari Rabu (05/7/2017) lalu.

Dalam ekspos yang digelar di Mapolres Lubuklinggau, Senin (10/7/2017), Chairul agak irit bicara dan enggan berkomentar banyak terhadap praktek penggandaan uang yang ia lakukan.

Namun ia mengatakan kalau penipuan tersebut bukan dilakukannya seorang diri, tapi dilakukannya bersama tiga rekannya yang saat ini sedang buron.

Trik tipu laki-laki berkumis hitam tersebut dilakukannya bersama tiga rekannya dengan menggunakan rantai babi secara profesional, hingga membuat korbannya Edi Kusendang (30), warga jln Yos Sudarso Rt 06 Kelurahan Majapahit, Kecamatan Timur 1 Kota Lubuklinggau terperdaya dan mengalami kerugian sebesar Rp 160 juta.

Peristiwa penipuan terjadi pada bulan Januari 2017 lalu, ceritanya teman Edi Kusedang bernama Edy Boy menawari Edi untuk menggandakan uang.

Setelah terjadi kesepakatan lalu Edy Boy memperkenalkan Edi kepada temannya yakni Chairul Ambry‎ sosok yang mampu menggandakan uang.

Setelah Edi percaya lalu keduanya langsung mendatangi rumah Chairul ‎ ‎untuk menyampaikan maksudnya.

Dihadapan Edi dan Edy Boy, Chairul bercerita bahwa dirinya bisa mengandakan uang dengan menggunakan rantai babi miliknya.

Chairul Ambri (63) terpaksa ?medekam di jeruji tahanan setelah melakukan penipuan berkedok bisa menggandakan uang seperti layaknya dimas kanjeng Taat Pribadi.
Chairul Ambri (63) terpaksa ?medekam di jeruji tahanan setelah melakukan penipuan berkedok bisa menggandakan uang seperti layaknya dimas kanjeng Taat Pribadi. (tribunsumsel.com/Eko Hepronis)
Halaman
12
Penulis: Eko Hepronis
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help