TribunSumsel/

Ogan Komering Ilir

Perbup Tentang Pilkades Serentak di Kabupaten OKI Direvisi

Peraturan Bupati (Perbup) Ogan Komering Ilir (OKI) Nomor 11 tahun 2015, tentang‎ Tata cara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak dan Pemberhentian

Perbup Tentang Pilkades Serentak di Kabupaten OKI Direvisi
Bupati OKI H Iskandar SE 

KAYUAGUNG- Peraturan Bupati (Perbup) Ogan Komering Ilir (OKI) Nomor 11 tahun 2015, tentang‎ Tata cara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak dan Pemberhentian Kepala Desa, yang menjadi dasar penyelenggaraan Pilkades serentak tahun 2015 lalu, direvisi menjadi Perbup Nomor 18 tahun 2017.

Perubahan ini dilakukan lantaran ada penambahan dan penegasan beberapa pasal, serta menuangkan aturan-aturan lain yang belum tertuang dalam tata-tertib pelaksanaan Pilkades, sehingga nantinya Perbup ini menjadi dasar yang kuat dalam menyelenggarakan dan menyelesaikan sengketa dalam Pilkades serentak yang rencananya akan digelar pada 17 Juli mendatang.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM‎PD) OKI, H Fahrulrozi melalui Sekretarisnya, Suhaimi AP MSi membenarkan adanya perubahan Peraturan Bupati yang mengatur penyelenggaraan Pilkades serentak di Bumi Bende Seguguk. "Perubahan bukan dilakukan secara keseluruhan, melainkan ada penambahan beberapa pasal untuk mempertegas pasal-pasal sebelumnya," ungkap Suhaimi kepada wartawan, Kamis (6/7/2017).

Menurutnya, penambahan beberapa pasal dalam Perbup yang baru bertujuan menambah dan menguatkan pasal-pasal yang tidak tertuang pada Perbup nomor 11 tahun 2015. "Seperti contoh, dalam Perbup nomor 18 tahun 2017, kita tuangkan pasal yang mengatur teknis pengambilan keputusan, jika nantinya ada calon kades yang mendapatkan perolehan suara yang sama atau draw. Dimana yang dinyatakan pemenang pada Pilkades tersebut adalah calon yang memdapatkan suara terbanyak di kotak suara nomor 1," tegas Suhaimi.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Andika menambahkan, Pilkades serentak yang rencananya akan diselenggarakan pada 17 Juli mendatang akan diikuti oleh 55 desa dalam 16 kecamatan. "Tahun 2015 lalu, kita juga telah menyelenggarakan Pilkades serentak yang diikuti 185 desa, tahun ini 55 desa yang menggelar Pilkades, desa-desa lain yang belum akan dilakukan tahun-tahun mendatang," tukasnya.

Sedangkan Ketua Komisi I DPRD OKI selaku mitra kerja BPMPD OKI, Rohmat Kurniawan SE berharap penyelenggaraan Pilkades serentak tahun ini dapat berjalan aman dan lancar tanpa adanya kendala yang berarti. "Banyak selaki kelemahan-kelemahan pada Pilkades 2015 lalu, sehingga kita berharap tahun ini penyelenggaraan Pilkades serentak akan lebih baik dari sebelumnya, sehingga menghasilkan kades yang bisa mengemban amanah warga desanya," tandas Rohmat politisi dari Partai PAN. (Mat Bodok)

Editor: Mochamad Krisnariansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help