Tunjuk Batang Hidung Pelaku Pungli Akan Ditindak Tegas

Apabila tidak bisa dibuktikan siapa-siapa orangnya, ia tidak bisa berbuat banyak dan menindaknya‎ secara langsung.

Tunjuk Batang Hidung Pelaku Pungli Akan Ditindak Tegas
Tribunsumsel.com/Defri Irawan
Kaca gedung pecah dilempari napi dengan batu 

Laporan wartawan tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Kepala Kantor Kakanwil Kemenkum HAM Sumsel, Dr Sudirman Daman Hury menyatakan dugaan pungutan liar (pungli) didalam lapas seperti isu yang beredar di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin bila terbukti bisa ditindak tegas.

Bahkan kalau bisa menunjuk hidungnya siapa orangnya, maka hari itu juga pegawai Lapas tersebut akan langsung dinon aktifkan dan akan ditindak lanjuti dengan sanksi hukuman disiplin tingkat berat sesuai hasil pemeriksaan.

Pernyataan tersebut disampaikan Sudirman usai serah terima jabatan (Sertijab) dan acara pisah sambut dari Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Lubuklinggau yang lama Musnaini ke Pelaksana Tugas Lembaga Lembaga Pemasyarakatan yang baru Rochkidam di Aula Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Lubuklinggau, Jumat (7/7/2017).

Namun, apabila tidak bisa dibuktikan siapa-siapa orangnya, ia tidak bisa berbuat banyak dan menindaknya‎ secara langsung.

Kepala Kantor Kakanwil Kemenkum HAM Sumsel Dr Sudirman Daman Hury ?
Kepala Kantor Kakanwil Kemenkum HAM Sumsel Dr Sudirman Daman Hury ? (tribunsumsel.com/Eko Hepronis)

Menurutnya pungli bukan hanya terjadi di dalam Lapas namun hampir terjadi di seluruh indonesia.

‎Salah satu cara pencegahannya yang terbaik adalah menutup semua salurannya.

"Kepada para Kalapas saya selalu mengingatkan dan mewanti-wanti jangan sampai ada kesempatan siapa pun tidak boleh melakukan itu, mengapa dikatakan pungli karena ada setoran-setoran dan bayaran-bayaran yang tidak sesuai dengan ketentuan yang ada," ucapnya.

Hal berbeda apabila semuanya sesuai dengan ketentuan dan aturan itu bukan pungli.

Untuk itu ia mengaku setiap saat selalu mengingatkan dan memberikan arahan kepada para petugas agar mereka meningkatkan integritas moralnya masing-masing.

"Dengan cara Jangan hanya sekedar bekerja memperhat‎ikan warga binaan tapi petugasnya juga harus diperhatikan. Petugas yang kotor tidak bisa melakukan pekerjaan bersih. Tapi petugas bersih bisa membersihkan yang kotor," ungkapnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved