TribunSumsel/
Home »

Bisnis

» News

Bank Belum Jangkau Hingga Pelosok, BRI Link Beri Solusi Kemudahan Tarik Tunai

Ditambahkannya, sebelum lebaran pernah juga melakukan penarikan dengan jumlah besar yakni Rp 5 juta, tapi dikenakan biaya administrasi Rp 35 ribu

Bank Belum Jangkau Hingga Pelosok, BRI Link Beri Solusi Kemudahan Tarik Tunai
Tribunsumsel.com/Farlin Addian
Konter Dea Celluler milik Muhammad Yusuf yang membuka bisnis BRI Link tempat penarikan dan mengambil uang. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Farlin Addian

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA -- Bisnis transaksi transfer uang atau penarikan menggunakan BRI Link dipelosok desa sangat menjanjikan.

Seperti yang dilakukan Muhammad Yusuf (59) warga Desa Embacang Baru, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara, yang membuka tempat penarikan dan pengiriman uang melalui BRI Link pada konter Dea Celluler miliknya.

"Sistem penarikannya berbeda dengan mengambil uang di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) secara langsung," kata Muhammad Yusuf, saat dibincangi Tribunsumsel.com, Sabtu (1/7/2017).

Dijelaskannya, cara pengambilannya harus mentransfer lebih dulu ATM pelanggan yang ingin melakukan penarikan sesuai jumlah yang ditentukan ke ATM miliknya.

"Jika selesai dan keluar bukti terkirim baru uang tunai diberikan menggunakan uang pribadi saya," tuturnya.

Menurut Yusuf, bisnis tempat penarikan dan pengiriman uang ini cukup menjanjikan, apalagi saat ini belum ada saingan.

Lagipula di wilayah Kecamatan Karang Jaya memang belum ada bank, sehingga warga hanya bisa mengambil dan mengirim uang melalui BRI Link miliknya.

"Sehari saya pernah mendapat keuntungan dari bisnis ini yakni Rp 500 ribu apabila banyak pengunjung, kalau hari biasa yang sepi hanya mendapat Rp 300 ribu keuntungan," ujarnya.

Ditambahkannya, jumlah penarikan tidak terbatas berapapun yang ada dalan ATM pelanggan bisa diusahakan untuk diambil.

"Biaya administrasinya dalam penarikan Rp 100 ribu sampai Rp 900 ribu dikenakan tarif Rp 5.000. Sedangkan penarikan dalam jumlah Rp 1 juta dikenakan tarif Rp 10 ribu," ungkapnya.

Sementara, Indra warga Desa Muara Tiku, Kecamatan Karang Jaya mengatakan memang di Kecamatan Karang Jaya tidak ada bank sehingga warga cukup kesulitan jika melakukan penarikan atau mengirim uang menggunakan ATM.

"Untung ada BRI Link di Desa Embacang Baru, saya pernah melakukan penarikan uang sebesar Rp 200 ribu hanya dikenakan biaya Rp 5 ribu," katanya.

Ditambahkannya, sebelum lebaran pernah juga melakukan penarikan dengan jumlah besar yakni Rp 5 juta, tapi dikenakan biaya administrasi sebesar Rp 35 ribu.

"Dengan adanya BRI Link tersebut cukup membantu kita melakukan pengambilan dan mengirim uang. Biaya yang kita keluarkan juga tidak terlalu memberatkan," ungkapnya.

Penulis: Farlin Addian
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help