Cerai dan Ingin Menikah Lagi, Mantan Suami Minta Syarat Ini Atau Dikalungi Celurit

Kedatangan terlapor pun kerumahnya dengan membawa senjata berupa pedang dan celurit dengan maksud meminta uang kepada dirinya.

Cerai dan Ingin Menikah Lagi, Mantan Suami Minta Syarat Ini Atau Dikalungi Celurit
ISTIMEWA
ILUSTRASI

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Nasib Malang dialami oleh Lili Aminah (47) warga lorong Fajar Kelurahan kuto Batu kecamatan IT II Palembang yang harus kehilangan kalung emasnya oleh mantan suaminya sendiri.

Akibatnya wanita ini pun melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polresta Palembang, Jumat (30/6/2017).

Dihadapan petugas, ia menceritakan kejadian bermula ketika sang mantan suami sirih yakni Abdullah alias Do datang ke rumah, Selasa (27/6/2017) sekitar pukul 17.30 wib.

Kedatangan terlapor pun kerumahnya dengan membawa senjata berupa pedang dan celurit dengan maksud meminta uang kepada dirinya.

"Saya terkejut pak dia datang membawa pedang dan celurit memaksa meminta uang sebesar Rp 2 juta kepada saya, " kata dia.

Lili Aminah (47) warga lorong Fajar kelurahan kuto Batu kecamatan IT II Palembang saat melapor ke SPKT Polresta Palembang, Jumat (30/6/2017).
Lili Aminah (47) warga lorong Fajar kelurahan kuto Batu kecamatan IT II Palembang saat melapor ke SPKT Polresta Palembang, Jumat (30/6/2017). (tribunsumsel.com/Sri Hidayatun)

Sambungnya, terlapor meminta uang secara paksa kepada dirinya agar dirinya bisa menikah lagi.

"Kalau tidak diberi katanya saya tidak bisa menikah lagi pak, " ungkap dia.

Lantas dirinya pun bersikukuh tidak mau memberikan uang sehingga dirinya pun dipukul sebanyak tiga kali dengan tangan kosong.

"Saya tak mau beri pak, tapi dia pukul saya dan mengarahkan sajamnya ke leher saya pak. Lalu dia langsung mengambil kalung saya yang saya pakai," katanya.

Tambahnya, setelah kalung emas miliknya diambil dirinya pun langsung pergi meninggalkan dirinya.

Penulis: Sri Hidayatun
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved