TribunSumsel/

Hari Kedua Lebaran, Kota Indralaya Macet

Upaya pengalihan arus ini terpantau cukup efektif dan mampu mengurangi volume kendaraan ke arah kota Kayuagung.

Hari Kedua Lebaran, Kota Indralaya Macet
TRIBUNSUMSEL.COM/AGUNG DWIPAYANA
Hari kedua atau H+1 Lebaran Idul Fitri, arus lalu lintas di kota Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir (OI) terpantau cukup padat, bahkan terdapat beberapa titik yang macet. 

INDRALAYA - Hari kedua atau H+1 Lebaran Idul Fitri, arus lalu lintas di kota Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir (OI) terpantau cukup padat, bahkan terdapat beberapa titik yang macet.

Pantauan di lapangan, Senin (26/6/2017), dua titik kemacetan terparah yakni di pasar Inpres Indralaya kilometer 37 lintas Indralaya-Tanjung Raja dan depan Koramil 40207 Indralaya kilometer 35, kota Indralaya.

Bahkan di depan koramil 40207 yang merupakan pintu masuk pengalihan arus kendaraan yang melewati kota Indralaya dari arah Palembang, terjadi antrian kendaraan sepanjang 1 kilometer hingga Indralaya Trade Center (ITC).

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada satupun petugas maupun sub struktural Satlantas  Polres Ogan Ilir yang dapat dikonfirmasi terkait kemacetan ini.

Untuk mengurangi kepadatan kendaraan di depan Koramil 40207 Indralaya, seperti dikatakan Kanit Regident Satlantas Polres Ogan Ilir, Ipda Rusdi, SH, beberapa waktu lalu, maka diberlakukan pengalihan arus mulai H-3 hingga H+7 Lebaran.

Kendaraan khususnya dari arah kota Palembang dialihkan masuk ke gerbang Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Pemda Ogan Ilir (OI) dekat Koramil 40207 hingga keluar di gerbang utama Komplek Perkantoran terpadu di Desa Sakatiga, Kecamatan Indralaya.

Di depan Koramil 40207 ini, sejumlah petugas lalu lintas tengah mengalihkan kendaraan dari arah kota Palembang untuk masuk ke pintu KPT Pemda OI.

"Ke kanan, ke kanan, masuk Tanjung Senai," ujar seorang petugas kepolisian sambil mengatur arus lalu lintas.

Upaya pengalihan arus ini terpantau cukup efektif dan mampu mengurangi volume kendaraan ke arah kota Kayuagung.

Namun persoalan lain muncul, yakni kemacetan menjadi 'teralihkan' di KPT. Bahkan di area perkantoran Pemda OI tersebut, terjadi antrian panjang kendaraan dari arah kota Kayuagung menuju Palembang.

Tidak hanya kendaraan pemudik, kendaraan warga setempat yang biasa lalu lalang di kawasan tersebut juga semakin menambah panjang antrian kendaraan roda empat maupun roda dua.

Sejumlah petugas dibantu warga setempat pun berupaya mengurai kepadatan kendaraan.

Akibat kemacetan ini, jalan di KPT Pemda OI tampak sangat padat layaknya jalan nasional.

Penulis: Agung Dwipayana
Editor: Yohanes Iswahyudi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help