TribunSumsel/
Home »

Video

Waspada Sopir Travel Konsumsi Narkoba Saat Mudik Dengan Tujuan Kabupaten dan Kota Ini

Puluhan mobil baik bus, travel, kendaraan perusahaan maupun kendaraan pribadi tidak luput dari razia pihak BNN kota Prabumulih.

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Untuk menghindari kecelakaan lalulintas akibat pengemudi mengkonsumsi narkoba, Badan Narkotika Nasional (BNN) kota Prabumulih bersama Satlantas Polres Prabumulih melakukan razia bagi para pengendara khususnya sopir truk angkutan penumpang, Selasa (20/6/2017).

Pantauan Tribunsumsel.com, razia yang langsung dipimpin Kepala BNN Prabumulih, Ibnu Munzakir dan Kasatlantas tersebut menghadang kendaraan-kendaraan yang melaju melintasi baik dari arah Palembang menuju kota Prabumulih maupun dari Muaraenim-Prabumulih.

Puluhan mobil baik bus, travel, kendaraan perusahaan maupun kendaraan pribadi tidak luput dari razia pihak BNN kota Prabumulih.

Dalam razia itu sebanyak lima pengemudi positif mengkonsumsi narkoba.

Tiga dari lima pengemudi merupakan sopir travel DMJ tujuan Kabupaten OKU dan Kabupaten OKU Selatan.

Adapun lima orang yang diduga terindikasi diamankan antara lain Andi Lesmana, Aryanto, Ujang Selamet, M Ernin dan Luis Fernandes (32) warga Jalan Mayor Jend HM Riacudu Kelurahan 8 Ulu Seberang Ulu Palembang.

"Razia kami lakukan untuk mengantisipasi human error dalam berkendara yang menyebabkan kecelakaan lalulintas akibat mengkonsumsi narkoba, terlebih itu pengendara angkutan mudik," ungkap Kepala BNN Kota Prabumulih, Ibnu Munzakir ketika diwawancarai usai razia.

Ibnu mengatakan, pada razia tersebut sebanyak 78 kendaraan dilakukan pemeriksaan selama 1,5 jam dan berhasil mengamankan lima orang yang teridentifikasi positif memakai narkoba usai dites urine.

"Kami laksanakan razia bersama satlantas dan Dishub Pemkot Prabumulih selama 1,5 jam dan berhasil mengamankan lima pengemudi yang terindikasi menggunakan narkoba," katanya.

Disinggung apa yang akan dilakukan terhadap lima warga yang terindikasi, Ibnu menuturkan kelimanya akan menjalani essesment dan jika ada pegawai akan diberitahu ke pimpinan yang bersangkutan.

"Terkait itu juga kami akan lakukan penyelidikan terkait dari mana narkoba diperoleh dan akan kami kembangkan," bebernya seraya mengatakan razia untuk antisipasi para pemudik naik travel akan merasa aman.

Ibnu menerangkan, setelah terjaring razia lima diduga pengguna itu akan dibiarkan melanjutkan perjalanan, namun akan diminta mengisi pernyataan serta ditahan identitasnya.

"Nanti akan ada pernyataan mereka akan menjalani rehablitasi, beda jika di mobil atau di dompet mereka ditemukan sabu maka mereka akan langsung kami tahan," terangnya.

Sementara, Ujang yang merupakan satu diantara sopir positif narkoba mengakui jika malam sebelum menarik travel DMJ lebih dulu mengkonsumsi sabu-sabu.

"Saya kebetulan diiajak kawan kemarin malam, jadi ikut-ikutan, itupun tidak banyak. Kalau berangkat angkut penumpang mudik ini tidak pakai tapi semalam saja," beber pria menarik travel penumpang tujuan Muaradua Kabupaten OKU Selatan itu.

Penulis: Edison
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help