TribunSumsel/

Walau Harga Tukar Lumayan Mahal Jasa Penukaran Uang Baru Laris Manis di Kota Ini

Suasana arus lalu lintas di Jalan Gajah Mada Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) terlihat normal. Cuaca juga tidak terlalu pan

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Retno Wirawijaya

TRIBUNSUMSEL.COM, BATURAJA - Suasana arus lalu lintas di Jalan Gajah Mada Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) terlihat normal. Cuaca juga tidak terlalu panas, Selasa (20/6/2017).

Namun pagi itu suasana di kawasan taman Kota Baturaja ini terlihat berbeda. Dua orang pria menjajakan jasa penukaran uang baru. Satu diantaranya bernama Memet.

Menurut Memet di hari pertama ini ia dan rekannya membuka jasa penukaran uang baru di kawasan tersebut. Untuk hari pertama ini kata dia ia menyiapkan uang sebanyak Rp 6 juta.

Uang yang disiapkan mulai dari pecahan Rp 1000, Rp 2000, Rp 5000 dan pecahan Rp 10.000. Dalam setiap penukaran Rp 100 ribu ditebus dengan uang Rp 120 ribu.

"Ini hari pertama kami lakukan penukaran uang. Rencana kami akan menyediakan jasa ini sampai sore hari tepat di hari Raya Idul Fitri," cerita memet seraya mengatakan mereka tidak memaksa. Siapa yang mau ya silakan yang tidak mau juga tak mengapa.

"Terserah orang mau bilang apa. Saya sudah dengar ada informasi riba. Cuma kami tidak memaksa," ucapnya.

Disinggung bagaimana minat masyarakat dalam menukarkan uang baru ini, kata dia belum kelihatan. Sebab ini hari pertama mereka menyediakan jasa penukaran uang baru.

"Tapi sampai pagi ini minat penukaran uang cukup baik. Cukup banyak yang menukar uang ini. Paling banyak diminati penukar sampai saat ini pecahan Rp 2000 dan Rp 5000," ungkapnya.

Ia menambahkan ada dua titik penukaran uang. Pertama di tempat mereka melakukan transaksi penukaran uang baru, yakni di simpang tiga taman kota ini. Dan satu lagi di area pasar atas.

Penulis: Retno Wirawijaya
Editor: Mochamad Krisnariansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help