TribunSumsel/

Gubernur Bengkulu Kena OTT KPK

Pasca OTT KPK Rumah Istri Ridwan Mukti Terkunci, Tidak Ada Lagi Pol PP Berjaga

Tapi setiap ada acara dan kegiatan warga sekitar orang tua dari Lili Madari tersebut selalu berbagai dengan warga.

Pasca OTT KPK Rumah Istri Ridwan Mukti Terkunci, Tidak Ada Lagi Pol PP Berjaga
tribunsumsel.com/Eko Hepronis
Suasana rumah istri mantan Bupati Musirawas yang kini menjabat Gubernur Bengkulu Lili Madariā€Ž di Kota Lubuklinggau, di Kelurahan Bandung Ujung, Kecamatan Lubuklinggau Barat I sepi pasca OTT KPK. 

Laporan wartawan Tribunsumsel. Com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU -- Suasana rumah istri mantan Bupati Musirawas yang kini menjabat Gubernur Bengkulu  Lili Madari‎ di Kota Lubuklinggau, di Kelurahan Bandung Ujung, Kecamatan Lubuklinggau Barat I pasca terjadi Operasi Tangkap Tangan (OTT) di kediaman pribadi‎ Gubernur Bengkulu di Kelurahan Sido Mulyo Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu. Selasa (20/6).

Sekira pukul 10.00 WIB saat ini dalam keadaan sepi.

Suasana rumah berwarna kuning dua lantai yang ditempati Lili Madari ‎tersebut saat ini dalam keadaan sepi.

Di halaman depan rumah terdapat mobil warna hitam, dan warna silfer, kondisi rumah terkunci dari dalam.

Di depan rumah biasanya terdapat Pol PP yang berjaga, namun pasca terjadinya OTT tersebut  saat ini tidak ada satu pun penjaga yang berjaga di depan rumahnya.

Pranata warga  menuturkan baru mengetahui kalau Lili Madari dan Ridwan Mukti di OTT oleh KPK.

Ia mendapat informasi jika Lili Madari dan Riduan Mukti diamankan dari media facebook dan TV.

"Kaget juga dapat kabar itu, kita warga sini kaget kalau ibu sama bapak ditangkap KPK," katanya pada Tribunsumsel.Com.

Ia mengaku jika rumah istri orang nomor satu di Bengkulu tersebut memang selalu sepi namun pintu utama selalu terbuka.

Tapi setiap ada acara dan kegiatan warga sekitar orang tua dari Lili Madari tersebut selalu berbagai dengan warga.

"Alhamdulillah keluarga Lili itu baik. Kalau dikalangan masyarakat sering membantu. Termasuk dermawan. Tapi memang rumah itu sering sepi. Kalau main ke sana kita pasti diterima," singkatnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help