TribunSumsel/

Ogan Komering Ilir

Pemdes Ujung Tombak Pemka,Wajar Insentif Kades Dinaikan

Untuk meningkatkan kinerja di tingkat Pemerintahan Desa (Pemdes), Bupati OKI H Iskandar SE memberikan insentif terhadap Kepala Desa (Kades) sebesar Rp

Pemdes Ujung Tombak Pemka,Wajar Insentif Kades Dinaikan
Bupati OKI H Iskandar SE 

KAYUAGUNG-- Untuk meningkatkan kinerja di tingkat Pemerintahan Desa (Pemdes), Bupati OKI H Iskandar SE memberikan insentif terhadap Kepala Desa (Kades) sebesar Rp 3 juta perbulan. Insentif ini lebih tinggi dari sebelumnya.

Bupati OKI H Iskandar SE, Jumat (16/6/2017) mengatakan, sejak tiga tahun terakhir Pemkab telah memperhatikan kesejahteraan aparat di desa dengan cara menaikkan honornya. Menurut Iskandar, kenaikan gaji untuk 314 Kepala Desa (Kades) ini sangat pantas mengingat beban kerja mereka sangat tinggi melayani masyarakat di desa. Apalagi, pemerintahan desa ujung tombak dari pemerintahan kabupaten.

Dirincikan Iskandar, pak kades di Kabupaten OKI sebelumnya, untuk memdapatkan honor mereka hanya Rp 800.000 per bulan. Di tahun 2014 naik Rp 1.500.000,- dan saat ini menjadi Rp 3 juta per bulan.

"Tahun ini gaji mereka naik. Kalau secara pribadi sih saya ingin gaji mereka pantasnya Rp 10 juta per bulan," ujar Iskandar saat melakukan Safari Ramadhan di Desa Muara Burnai II Kecamatan Lempuing Jaya.

Iskandar memastikan, bila kinerja ujung tombang pemerintahan ini bagus maka kinerja daerah juga akan baik. Dia berharap, dengan adanya kenaikan gaji ini kinerja para aparatur tingkat bawah ini lebih meningkat. "Saya harap kades bisa berbuat sepenuhnya terhadap warganya," harap Iskandar seraya meminta jangan sampai persoalan kecil tak bisa diselesaikan ditingkat bawah.

Menurut Iskandar, perhatian lebih terhadap kinerja para kepala desa ini sangatlah wajar. Sebab, mereka merupakan ujung tombak keberhasilan berbagai program pembangunan yang dicanangkan pemerintahan di atasnya.
Meski begitu, Iskandar mengingatkan. Jika kinerja kades tak sesuai harapan, siap-siap gaji mereka akan diturunkan. Menurutnya, hal itu merupakan konsekuensi yang harus diterima para kades jika kinerja mereka buruk.
"Dengan kenaikan gaji ini, kami ingin aparatur tingkat bawah ini lebih bertanggung jawab dalam membangun desa serta masyarakatnya," ujar Iskandar.
Dengan demikian, Iskandar menegaskan, para kades harus cepat tanggap dan lebih peka untuk melayani masyarakat. "Kalau ada suatu persoalan di desa, segera laporkan ke Pemkab jangan sampai berlarut-larut," tegas Iskandar.
Sementara itu, Kades Gede Pedoman, selaku Ketua Forum Kades Kecamatan Lempuing Jaya mengaku, senang dan takjub dengan langkah Pemkab OKI. Gede menilai, perhatian kepada aparatur pemerintahan tingkat bawah meningkat semenjak kepemimpinan Iskandar.
"Terimakasih Pak Bupati atas perhatiannya, Jadi motivasi kami untuk terus membangun desa," tutur Gede.
Gede mengakui, sejak tiga tahun terakhir para aparatur pemerintahan tingkat bawah itu mendapat insentif dari pemkab sebagai jasa pengabdiannya.

Editor: Mochamad Krisnariansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help