TribunSumsel/

Stok Melimpah, OKI Pasok Beras ke Jabodetabek

Upaya pemerintah dalam meningkatan produksi padi menurut Iskandar akan sia-sia tanpa kerja keras petani.

Stok Melimpah, OKI Pasok Beras ke Jabodetabek
Istimewa
Bupati OKI H Iskandar mengapresiasi petani di Kecamatan Lempuing 

KAYUAGUNG – Kabupaten Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan mengalami surplus beras sebanyak 442.855 ton.

Untuk itu para petani di wilayah ini mengirimkan beras ke daerah-daerah lain seperti Jabodetabek yang membutuhkan banyak stok selama Bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Kabupaten OKI, H Syaripudin SP mengatakan, pengiriman beras yang dilakukan oleh Gapoktan ke Toko Tani Indonesia (TTI) di DKI Jakarta pada tahun ini sebanyak 180 ton.

Beras yang sudah dikirim sebanyak dua kali dengan total 38 ton.

“Beras Gapoktan dibeli dengan harga Rp7.700/kilogram dan ongkos kirim sampai ke Jakarta disubsidi pemerintah melalui kegiatan Dinas Ketahanan Pertanian, Ketahanan Pangan dan Hortikultura Kabupaten OKI,” ujarnya saat melepas produksi Gapoktan di Kecamatan Lempuing OKI, Senin, (12/5/2017).

Dijelaskan Syaripudin, pemasaran beras dari Gapoktan selaku produsen langsung ke pasar tingkat kosumen di ibu kota negara untuk membantu menstabilkan harga, produsen dapat menikmati harga layak dan konsumen membeli dengan harga yang lebih murah.

Bupati OKI H. Iskandar, SE saat melakukan safari Ramadhan di Desa Bumi Agung Kecamatan Lempuing menyambut baik kerja keras para petani di Kecamatan Lempuing.

Asisten II Setda OKI Hery Susanto, S.Sos melepas angkutan beras dari Gapoktan Kecamatan Lempuing menuju Jabodetabek
Asisten II Setda OKI Hery Susanto, S.Sos melepas angkutan beras dari Gapoktan Kecamatan Lempuing menuju Jabodetabek (Istimewa)

"Lempuing jadi andalan cadangan pangan nasional. Saya ingin mengapresiasi para petani yang bekerja keras di sawah-sawah sehingga produksi padi kita meningkat hingga 1 juta ton gabah kering giling (gkg) bahkan mampu memasok untuk daerah lain" Ungkap Iskandar.

Upaya pemerintah dalam meningkatan produksi padi menurut Iskandar akan sia-sia tanpa kerja keras petani.

"Pemerintah hanya mendorong dan memfasilitasi, kerja keras petani yang membuat kita berhasil" pungkasnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Lempuing, Nuryasin mengaku sangat terbantu dengan bantuan Pemerintah dibidang pertanian.

"Di bulan puasa ini kami sedang panen Pak Bupati, Terimakasih karena bantuan peralatan yang ada panen kami jadi ringan ibadah puasa tidak terganggu" Ungkapnya.

Petani di Kecamatan Lempuing semakin terbantu menurut Nuryasin karena irigasi upper komering sudah mulai berfungsi.

Selain bidang pertanian Nuryasin yang mewakili warga ini juga mengungkapkan terimakasihnya kepada pemerintah daerah karena sudah menyediakan Bus Rapid Transit (BRT) untuk warga Lempuing.

"Terimaksih pak Bupati Busnya nyaman dan murah" ungkapnya. 

Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help