VIDEO

VIDEO : Waspada, Daging Celeng Beredar di Pasar Tradisional Sumsel

Tim Buser Satuan dan Reserse ‎Kriminal (Satreskrim) Mapolres Lubuklinggau berhasil menangkap dua orang penjual daging celeng oplosan di pasar Inpres J

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Tim Buser Satuan dan Reserse ‎Kriminal (Satreskrim) Mapolres Lubuklinggau berhasil menangkap dua orang penjual daging celeng oplosan di pasar Inpres Jl Jendral Sudirman,Kelurahan Pasar Pemiri, Kecamatan Lubuklinggau Barat 2, Kota Lubuklinggau pada Sabtu (03/6/2017) sekira pukul 04.00 WIB

‎Keduanya yakni Amri (39) warga Jl, Patimura Rt.09 Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, dan Kodri (46) warga Perum Nikan Jaya, Blok E4 Rt 05, Kelurahan Nikan Jaya, Kecamatan Lubuklinggau Timur I.

Dari tangan kedua pelaku ‎petugas berhasil mengamankan Barang Bukti (BB) satu karung berisi celeng seberat 49 kilogram, Satu unit sepeda motor honda scoopy warna hitam dengan Nopol BG 2516 HP, satu buah helm warna hitam, satu unit Hp Samsung duos warna putih.

Kemudian satu bok warna merah, satu buah timbangan warna jingga merek tinta, daging babi seberat 4,2 kg, tulang kepala sapi, tiga buah pisau, satu buah kapak, satu besi bulat berujung lancip, satu buah asahan pisau serta 15 besi gantungan.

‎Kapolres Lubuklinggau, AKBP Hajat Mabrur Bujangga didampingi Kasatreskrim AKP Ali Rojikin menerangkan jika penangkapan kedua pelaku bermula setelah petugas mendapat informasi dari warga bahwa ada pedagang yang menjual daging sapi di campur dengan daging babi, berasal dari daerah kelurahan Jukung Lubuklinggau.

"Selanjutnya dilakukan penyelidikan ke daerah Jukung, kemudian tak berapa lama lewatlah Kodri menggunakan sepedar motor honda scoopy warna hitam sambil membawa karung. Petugas yang sudah melakukan pengintaian langsung melakukan pembuntutan sampai arah pasar Inpres Lubuklinggau," ungkapnya saat menggelar rilis di Mapolres Lubuklinggau.‎

Ketika sampai di depan kios penjual daging Kodri langsung menjatuhkan karung yang dibawanya. Kemudian petugas langsung melakukan penangkapan.

Usai penangkapan petugas melakukan pengembangan dengan cara menunggu selama ‎30 menit untuk mengetahui siapa pelaku pemesan daging tersebut.

"Kemudian datanglah Amri langsung mengangkat dan membawa karung tersebut menuju kios miliknya. Belum sempat ia membuka karung tersebut petugas kita yang telah bersiaga langsung melakukan penangkapan,‎" pungkasnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Mochamad Krisnariansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved