TribunSumsel/

Gara-Gara Persaingan Jualan Es Orang Ini Harus Masuk Rumah Sakit

Ia menuturkan ketika mendapat kabar, pihaknya langsung menurunkan anggota mendatangi TKP dan melihat kondisi korban di rumah sakit.

Gara-Gara Persaingan Jualan Es Orang Ini Harus Masuk Rumah Sakit
tribunsumsel.com/Eko Hepronis
Irlandi saat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sobirin milik Kabupaten Mura, Kota Lubuklinggau karena menderita sejumlah luka. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.Com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU --‎ Aksi baku hantam dan nyaris berujung maut antara Irlandi (‎35), dan Nanda (17) di ‎depan Museum Subkos, Jalan Garuda, Kelurahan Pasar Pemiri, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, pukul 14.30 ‎WIB.

Beruntung dalam perkelahian tersebut tidak sampai merenggut korban jiwa.

Namun ‎Irlandi harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sobirin milik Kabupaten Mura, Kota Lubuklinggau karena menderita sejumlah luka tusuk di bagian pipi kiri dan punggung ‎belakang.

‎Perkelahian antara warga Kelurahan Jawa Kanan SS, dengan warga Kelurahan Mesat Seni, Kecamatan Lubuklinggau Timur ‎II ini bermula, ‎saat istri Irlandi dan ibu Nanda terjadi cekcok mulut diduga akibat persaingan bisnis jualan es.

Saat itu, Nanda yang sedang ada di rumah diberitahu oleh seorang temannya yang mengatakan jika ibunya sedang berkelahi dengan Istri Irlandi.

Mendapat kabar tersebut, Nanda langsung berangkat menuju pasar untuk mencari Irlandi dan Istrinya.

Sesampainya di pasar ‎Nanda langsung menemui Irlandi.

Setelah bertemu cekcok mulut pun terjadi antara keduanya, hingga berujung penusukan kepada Irlandi.

Usai menusuk Irlandi, Nanda pun langsung pergi melarikan diri, sedangkan Irlandi langsung dibawa ke rumah ‎sakit untuk mendapat pertolongan pertama.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Hajat Ma‎brur Bujangga melalui Kapolsek Lubuklinggau Barat, IPTU Sopian Hadi membenarkan kejadian tersebut.

Ia menuturkan ketika mendapat kabar, pihaknya langsung menurunkan anggota mendatangi TKP dan melihat kondisi korban di rumah sakit.

"Korban saat ini mengalami luka dibagian pipi kiri dan punggung belakang, diduga penyebabnya karena tusukan pisau. Hanya saja itu baru dugaan yang terlihat. Namun untuk lebih jelasnya kita menunggu hasil visum, sedangkan istri Irlandi mengalami luka bekas gigitan di tangan kirinya," ujarnya.

Sedangkan untuk alat yang digunakan untuk menusuk Irlandi yang di duga pisau, saat ini ‎sudah diamankan di Mapolsek Lubuklinggau Barat.

Sementara untuk pelaku diketahui seorang resedivis kasus jambret.

"Sekarang ‎masih dalam pengejaran anggota dilapangan. ‎Setelah sebelumnya anggota kita mendatangi rumahnya. Namun sesampainya disana dia (Nanda) sudah tidak ada lagi,"pungkasnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help