Arahkan Nasabah Pinjam Uang Setelah Uang Cair Malah Ini yang Dilalakukannya Buat Nasabah Berang

Setelah disetujui bank, terlapor pun menyarankan untuk menstransfer uang ke temannya atas nama Rudiansyah Pratama.

Arahkan Nasabah Pinjam Uang Setelah Uang Cair Malah Ini yang Dilalakukannya Buat Nasabah Berang
Tribunnews.com/Hendra Gunawan
Ilustrasi 

TRIBUNSUMSEL.COM.PALEMBANG - Lantaran telah merasa ditipu oleh oknum pegawai Bank berinsial HR (35) membuat Abdul Manan (44) yang merupakan warga Jalan KH Azhari lorong Jaya Laksana nomor 408 RT 09 RW 03, kelurahan 3-4 Ulu, kecamatan SU I Palembang mendatangi SPKT Polresta Palembang untuk membuat laporan penipuan dan penggelapan.

Lelaki paruh baya ini pun tidak senang atas perbuatan wanita yang beralamat di Komplek Way Hitam Jalan Musi 9, Kelurahan Siring Agung, kecamatan IB I Palembang yang telah menipunya hingga dirinya harus mengalami kerugian uang ratusan juta rupiah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian berawal ketika terlapor datang menemui korban yang menawarkan uang pinjam ke Bank sebesar Rp 120 juta dengan berpura-pura untuk membeli dua unit mobil.

Lantas, dirinya pun diperintahkan terlapor untuk menambah saldo rekening nya di Bank tersebut Rp 80 juta agar pengajuan peminjaman uang tersebut supaya cepat disetujui oleh pihak Bank.

Abdul Manan (44) yang merupakan warga Jalan KH Azhari lorong Jaya Laksana nomor 408 RT 09 RW 03, kelurahan 3-4 Ulu, kecamatan SU I Palembang mendatangi SPKT Polresta Palembang, Kamis (1/6/2017).
Abdul Manan (44) yang merupakan warga Jalan KH Azhari lorong Jaya Laksana nomor 408 RT 09 RW 03, kelurahan 3-4 Ulu, kecamatan SU I Palembang mendatangi SPKT Polresta Palembang, Kamis (1/6/2017). (tribunsumsel.com/Sri Hidayatun)

Setelah disetujui bank, terlapor pun menyarankan untuk menstransfer uang ke temannya atas nama Rudiansyah Pratama.

"Dia (terlapor, red) menyuruh saya mentransfer uang yang disetujui bank itu ke rekening Rudiansyah itu yang merupakan kenalannya pak, " kata dia, Kamis (1/6/2017) dihadapan petugas SPKT.

Lalu, dirinya pun mentransferkan uang sebesar Rp 195 juta itu dengan alasan untuk membeli dua unit mobil supaya pihak bank benar-benar percaya dan dikirim ke rekening BCA atas nama Rudiansyah atas suruhan terlapor.

Hanya saja, setelah uangnya ditransfer ke Rekening Rudiansyah dan di transfer dihadapan Rudiansyah sendiri di Bank BCA Jalan Letkol Iskandar.

Ketika dirinya meminta supaya uangnya kembali di transfer balik ke rekeningnya, Rudiansyah pun justru beralasan ingin mengambil ATM di mobil.

"Lama ditunggu rupanya dia menghilang Pak," lanjutnya.

Penulis: Sri Hidayatun
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help