TribunSumsel/

Kesal Diajak Makan di Warung Pinggir Jalan, Wanita ini Terdiam Saat Tahu Pacarnya, Ternyata . . .

Kisah cinta di bawah ini mungkin akan mengingatkan kita akan cinta yang sebenarnya itu tidak diukur dari kekayaan materi yang kita miliki.

Kesal Diajak Makan di Warung Pinggir Jalan, Wanita ini Terdiam Saat Tahu Pacarnya, Ternyata . .  .
Net

Orangtua pria ini juga setuju akan pandangan putranya yang ingin hidup mandiri dan bekerja seperti selayaknya pemuda seusianya.

Jadi, walaupun ia seharusnya sama sekali tidak perlu bekerja keras untuk hidup mewah, namun ia tetap menyukai hidup sebagai pegawai kecil yang penuh pencapaian.

Suatu kali, ia mengenal pacarnya ini, waktu itu pacarnya sangatlah polos dan lugu, mereka pun saling jatuh cinta.

Masa-masa awal pacaran mereka sangatlah bahagia, mereka senang melakukan hal-hal sederhana yang tidak perlu uang banyak dan ini pun menyenangkan bagi keduanya.

Mereka terbiasa untuk makan di pinggiran jalan karena merasa murah dan enak.

Walau kadang mereka pergi menonton bioskop, namun mereka tidak hidup mewah atau berfoya-foya, pria ini pun tidak pernah membiarkan pacarnya tahu keadaan keluarganya, karena ia merasa hidupnya sekarang sudah bahagia.

Kira-kira setengah tahun yang lalu, pacarnya mulai berubah dan terus mengeluh mengapa teman-temannya selalu mendapatkan hadiah benda-benda bermerek dari pacar mereka dan makan di restoran mewah, sedangkan mereka hidup dengan sangat sederhana.

Karena berbeda pandangan inilah mereka akhirnya sering bertengkar dan pacarnya akhirnya mengajukan untuk mengakhiri hubungan.

Namun pria ini tahu, penyebab dari putusnya hubungan ini adalah pacarnya yang merasa dirinya tidak mampu memberikan hidup yang dia inginkan.

Walaupun merasa sakit hati dan kehilangan pacar yang polos dan baik hati dulu, namun ia pun ingin mengajarkan pada pacarnya ini bahwa kekayaan bukanlah segalanya.

Halaman
123
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help