TribunSumsel/

Penemuan Mayat di Sukarami

Harusnya Pakai Tulisan 'Marry Me' Chatarina Ganti dengan Kata ini, Sebelum Ditemukan Tewas

Isak tangis dari keluarga, kerabat, dan teman mengantar Chatarina Wiedyawati ke pembaringan terakhir, Kamis (18/5).

Harusnya Pakai Tulisan 'Marry Me' Chatarina Ganti dengan Kata ini, Sebelum Ditemukan Tewas
Tribunsumsel.com
Pemakaman Chatarina Wiedyawati 

TRIBUNSUMSEL.COM- Tangisan pecah di makam Ngrau, Suryodiningratan, Mantrijeron, saat jenazah Chatarina Wiedyawati (30) dikebumikan.

Isak tangis dari keluarga, kerabat, dan teman mengantar Chatarina Wiedyawati ke pembaringan terakhir, Kamis (18/5).

Turut dikuburkan bersama dia, baju dres berwarna merah, rangkaian bunga, balon bertuliskan 'i love you', serta softlense yang sedianya akan dipakai untuk prewedding di Yogyakarta bersama calon suaminya, Martinus Asworo (34).

Wiwid, panggilannya, ditemukan meninggal di jalan menuju bandara Sultan Mahmud Badaruddin 2, Palembang, Sumatera Selatan dengan luka di tubuhnya, kamis (11/5) kemarin.

Tepatnya di jalan Sungai Sedapat Soak Simpur RT 41 RW 08 Kelurahan Sukajaya Kecamatan Sukarami.

Setelah sempat disemayamkan dalam misa requiem di Rumah Duka RS RK Charitas, janazah Wiwid tiba di rumah duka yang beralamat Perumahan Suryo Permai 2, Suryodiningratan, Yogyakarta, pada Rabu (17/5) kemarin.

Alvian Nur Budi Prasetyo (25), adik sepupu korban mengatakan pihak keluarga memang sengaja menguburkan barang keperluan prewed bersama jasad Wiwid.

Semua peralatan untuk prewed tersebut adalah keinginan dari Wiwid sebelum meninggal.

Rencananya dia dan pasangannya akan preweding di Tamansari, tebing breksi dan pantai.

"Ini sudah persetujuan keluarga. Karena itu keinginan terakhir beliau agar dapat prewed secantik mungkin. Karena saya tidak bisa menyampaikan secara langsung, mungkin lewat ini bisa dikenakan di alam sana," ujarnya.

Halaman
123
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help