TribunSumsel/

Liga Spanyol

Real Madrid Menyerupai Barcelona 1999-2000

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, menerapkan rotasi cukup kencang pada musim 2016-2017.

Real Madrid Menyerupai Barcelona 1999-2000
(GUENTER SCHIFFMANN / AFP)
Penyerang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, merayakan golnya seusai membobol gawang Bayern Muenchen pada pertandingan pertama perempat final Liga Champions di Allianz Arena, Rabu (12/4/2017). 

TRIBUNSUMSEL.COM-Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, menerapkan rotasi cukup kencang pada musim 2016-2017. Bahkan, publik sampai menyebut ada tim A dan B di skuad berjulukan Los Blancos.

Anggapan itu benar adanya melihat distribusi jatah tampil untuk setiap pemain Real Madrid di Divisi Primera La Liga - kasta teratas Liga Spanyol.

Hingga pekan ke-37, ada 20 pemain yang mendapatkan penampilan minimal 1.000 menit. Namun, tak satu pun dari mereka tampil lebih dari 2.500 menit.

Hal seperti itu tidak pernah terjadi di Real Madrid sebelumnya, bahkan tergolong langka untuk tim La Liga lainnya.

Tercatat hanya Barcelona pada 1999-2000, Atletico Madrid 2002-2003, dan Real Betis 2013-2014 membukukan catatan serupa.

Di atas Real Madrid dan tiga tim tersebut, cuma ada Tenerife 1997-1998 dan Nastic 2006-2007. Kedua klub yang disebut terakhir, memberikan jatah 1.000 menit atau lebih untuk 21 pemain.

Catatan Tenerife dan Nastic masih bisa disamai Real Madrid mengingat masih ada dua pertandingan liga, termasuk satu laga tabungan kontra Celta Vigo di Stadion Balaidos, Rabu (17/5/2017).

Syaratnya, Zidane harus menurunkan Kiko Casilla minimal selama sepuluh menit. Penjaga gawang asal Spanyol itu sudah mengemas 990 menit penampilan pada La Liga musim ini.

Ronaldo

Cristiano Ronaldo turut menjadi "korban" dari kebijakan rotasi yang diterapkan Zidane. Penampilan sang bintang terpangkas hingga cuma 2.370 menit musim ini.

Halaman
12
Editor: Muhamad Edward
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help