TribunSumsel/
Home »

Video

Dahlan Dahi: Mengapa Rilis Humas Jarang Diedit, Rupanya Ini Penyebabnya

Dahlan menjelaskan ayat yang dimaksud adalah yang pertama cukup menuliskan satu kalimat untuk satu paragraf untuk penulisan di website.

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Weni Wahyuny

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Director of Tribunnews.com and Grid.id Dahlan Dahi memberikan "ayat-ayat" untuk menuliskan Press rilis kepada peserta Training For Public Relations Smart PR in Digital Era yang digelar oleh Grup Kompas Gramedia Sumatera Selatan di Hotel Amaris Palembang, Rabu (17/5/2017).

"Kalau mau tulis rilis, tolong ingat ayat ini," katanya. 

Dahlan menjelaskan ayat yang dimaksud adalah yang pertama cukup menuliskan satu kalimat untuk satu paragraf untuk penulisan di website.

"Jadi mulai hari ini kalau bikin Press rilis, begitu kalimat ditulis kemudian titik langsung enter untuk paragraf selanjutnya," tambahnya.

Kedua, lanjut Dahlan sisi konten ada kalimat majemuk adalah kekeliruan.

Misalnya meskipun, walaupun, kendatipun dan sebagainya.

"Menurut saya kalimat majemuk adalah cerminan dari kesulitan berpikir. Jadi sangat penting viar itu seperti wartawan karena keterampilan wartawan menulis soal yang rumit menjadi sederhana," terangnya. 

"Itulah mengapa Press rilis jarang diedit dan dimuat karena kalimatnya terlalu rumit," timpalnya. 

Penulis: Weni Wahyuny
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help