TribunSumsel/
Home »

Bisnis

» News

Lima Ton Bawang Putih dari China Atasi Harga Bawang yang Melambung Tinggi

"Kami baru dapat kiriman bawang putih dari Bulog Jakarta, sebanyak 5 ton bawang putih," ujar Bakhtiar AS, Senin (15/5/2017), di Gudang Bulog Baru

Lima Ton Bawang Putih dari China Atasi Harga Bawang yang Melambung Tinggi
Tribunsumsel.com/ Arief B Rohekan
Kepala Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Divre Sumatera Selatan (Sumsel) Bakhtiar AS (topi) saat menunjukkan bawang putih kiriman Bulog Jakarta yang merupakan impor dari Cina 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG,--Beberapa hari terakhir komoditas bawang putih, mengalami kenaikan harga cukup signifikan khususnya di wilayah Palembang.

Dimana dipengecer harganya mencapai Rp 70-80 ribu per Kg.

Kepala Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Divre Sumatera Selatan (Sumsel) Bakhtiar AS mengungkapkan, dalam menstabilkan harga bawang putih di Sumsel, pihaknya didrop Bulog pusat sebanyak 5 Ton bawang putih yang merupakan impor dari China (merek ZLM Xuzhou Liming food.co.id).

"Kami baru dapat kiriman bawang putih dari Bulog Jakarta, sebanyak 5 ton bawang putih," ujar Bakhtiar AS, Senin (15/5/2017), di Gudang Bulog Baru (GBB) 8 Ilir Palembang.

Bakhtiar menjelaskan, pihaknya akan menambah jumlah ketersediaan bawang putih, dan pihaknya tidak akan mendatangkan dalam jumlah yang besar, namun bertahap dengan terus melihat pergerakan harga bawang putih, jika dirasa untuk menekan harga dipasaran menjadi stabil.

"Nanti bisa ditambah, sesuai kebutuhan dilapangan. Sumsel butuhnya berapa kita akan minta ke pusat, apalagi di Palembang saya rasa stok dipasar tidak masalah dan hanya penyeimbang," bebernya.

Ditambahkan Bakhtiar, Bulog akan melakukan operasi pasar bawang putih menjalang bulan Ramadhan di beberapa pasar tradisional di Palembang, bekerjasama dengan Dinas Perdagangan (Disperindag) setempat. Operasi pasar itu bertujuan untuk mengantisipasi melesatnya harga bawang putih di pasaran.

"Harapan kita adanya stok ini, agar harga bawang putih tidak terlalu tinggi dan cenderung stabil menjelang bulan puasa nanti," ucapnya.

Operasi pasar ini dilaksanakan di beberapa pasar central atau barometer, di pasar tradisional yang ada di Palembang.

"Jadi kita sudah mulai operasi (bawang putih) hari ini kepasar tradisional dan perioritas daerah pencatatan, seperti pasar km 5, Cinde dan Lemabang. Sementara untuk komoditas lainnya dua bulan lalu kita sudah lakujan," capnya.

Halaman
12
Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help