TribunSumsel/

Jangan Asal Buat Sumur Bor Sebab Ada Pajaknya

Raperda pajak air dan tanah ini besaran ditetapkan melalui Peraturan Bupati, Namun diubah, sebab besaran pajak air tanah ditetapkan oleh Gubernur.

Jangan Asal Buat Sumur Bor Sebab Ada Pajaknya
SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI
pekerja sumur bor di kawasan Inderalaya Kabupaten Ogan Ilir, tengah melakukan pengerjaan penggalian sumur bor menggunakan peralatan mesin. 

TRIBUNSUMSEL.COM, BATURAJA - Bagi masyarakat di Bumi Sebimbing Sekundang jangan asal membuat sumur bos.

Rupanya, pemerintah sudah menetapkan pajak untuk pemanfaatan air tanah ini.

Hal ini tertuang dalam, Perda OKU, Nomor 17 tahun 2010 tentang Pajak Air Tanah.

Perda ini diajukan perubahanya, di DPRD OKU, dan mulai dilakukan pembahasan.

"Sejak lama sudah ada perdanya yang mengatur Pajak Air Tanah ini. Sekarang sudah pemerintah ajukan perubahan Perda OKU, Nomor 17 tahun 2010 tentang Pajak Air Tanah," kata Kabag Hukum dan HAM Setda OKU, Romson Fitri, saat dihubungi Tribun Sumsel, Senin (15/5/2017).

Wacana perubahan perda itu, bukan untuk menghapuskan.

Melainkan untuk melakukan penyempurnaan raperda.

Dimana salah satu pasal, Raperda pajak air dan tanah ini besaran ditetapkan melalui Peraturan Bupati, Namun diubah, sebab besaran pajak air tanah ditetapkan oleh Gubernur.

"Hanya itu saja yang dilakukan perubahan. Termasuk dalam membuat sumur bor. Yang namanya pemanfaat air tanah seauai perda ada pajaknya," ucapnya.

Penulis: Retno Wirawijaya
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help