TribunSumsel/

Melihat Palembang Lama-Baru dalam Lukisan Sketsa

Ratusan lukisan sketsa terpajang di dinding Galeri Seni Taman Budaya Jakabaring Palembang. Lukisan sketsa itu karya Usa Khismada, sketsa asal Palemban

Melihat Palembang Lama-Baru dalam Lukisan Sketsa
TRIBUNSUMSEL.COM/Andi Agus Triyono
Usa dan lukisan sekta di Taman Budaya Jakabaring 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Andi Agus Triyono

TRIBUNSUMSEL.COM, PAOEMBANG - Ratusan lukisan sketsa terpajang di dinding Galeri Seni Taman Budaya Jakabaring Palembang. Lukisan sketsa itu karya Usa Khismada, sketsa asal Palembang.

Dalam pameran yang digelar hingga 14 Mei ini, Usa menampilkan sebanyak 138 lukisan sketsa. Ratusan sketsa itu mengambil berbagai sudut latar kota Palembang.

Namun tema dalam lukisan sketsa mengangkat tentang kebudayaan. Goresan pensil pada kertas banyak menggambarkan  sudut bangunan fisik sekaligus menggambarkan kehidupan kota Palembang dulu hingga sekarang.

"Kebudayaan di Palembang ini cepat sekali berubah. Dulu tahun 70-80 an, wong Palembang masih biasa dengan kendaraan air. Baik untuk transportasi, berjualan bahkan mencari jodoh," kata Usa ditemui tribunsumsel.com, di galeri seni Taman Budaya Jakabaring.

"Sekarang sudah tidak ada lagi kebudayaan masyarakat seperti itu. Itu contoh kecil bagaimana banyak sekali pergeseran kebudayaan mulai dulu hingga sekarang," tambah dia.

Usa, sejak tahun 1972 mulai belajar dan menekuni lukisan sketsa. Tahun 1974, ia sudah ambil bagian dalam sebuah pameran. Sejak saat itu, mantan karyawan PT Pusri ini secara terus menerus menggambar sketsa berbagai sudut kota Palembang.

Sudah ada ribuan karya lukisan sketsa. Khusus Palembang, ada ratusan sketsa yang hingga saat ini masih disimpan dalam album koleksinya. Karya yang ditampilkan kali ini, hanya sebagian karyanya yang berbicara tentang Lost Palembang Heritage in Sketch.

Penulis: Andi Agus Triyono
Editor: Mochamad Krisnariansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help