TribunSumsel/

Inilah Sosok Jeni Petani dari OKI yang Berhasil Buat Kagum Gubernur Karena Teknik Bertaninya

Alex menyebutkan bahwa itulah salah satu tujuan Pemprov Sumsel untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan di Sumsel.

Inilah Sosok Jeni Petani dari OKI yang Berhasil Buat Kagum Gubernur Karena Teknik Bertaninya
Ist
Jeni petani asal OKI 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Weni Wahyuny

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Meski belum pernah mendengar nama "Jeni", petani yang viral di Media Sosial beberapa waktu lalu, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin berharap akan ada "Jeni-jeni" lainnya di Sumsel.

Jeni sendiri merupakan lelaki berusia 41 tahun ini yang pekerjaannya sebagai petani pembaharu berasal dari Desa Banyu Biru, Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Ia berhasil menggerakkan warga desanya untuk meninggalkan teknik membakar dalam membuka lahan pertanian, namun dengan menggunakan herbisida atau bahan penyiang gulma dan larutan bakteri dekomposer sebagai pengganti metode pembakaran lahan.

Alex menyebutkan bahwa itulah salah satu tujuan Pemprov Sumsel untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan di Sumsel.

Dengan adanya kegiatan Bonn Challenge yang sudah dibuka kemarin diharapkan dapat mengurangi penyebab Karhutla di Sumsel.

"Aku baru dengar (kisah Jeni) karena aku jarang maen medsos. Tapi itulah tujuan Kito (buka lahan tanpa bakar). Ngapo (masyarakat pilih) buka lahan bakar? karena itulah metode yang murah," kata Alex.

"Tapi kita disini (Sumsel) ada yang menggunakan bios 44 dari Korem Gapo itu untuk menyuburkan tanaman dan sebagainya itu bisa sebagai salah satu alternatif membuka lahan tanpa bakar," timpal Alex.

Selain itu, lanjut Alex teknik kedua agar masyarakat buka lahan dengan bakar adalah dengan meminjamkan alat-alat untuk mekanisasi pertanian.

Ia menyebutkan Pemprov Sumsel sudah bagikan dua ribu lebih ke 17 kabupaten/kota di Sumsel.

Halaman
12
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help