Sanggupi Tender Rp 650 juta Tapi Enggan Lunasi Hutang Padahal Sudah Dua Tahun

Jika pihak ketiga tidak membayar maka Pemerintah dipersilahkan menggandeng Kejaksaan dalam menagih.

Sanggupi Tender Rp 650 juta Tapi Enggan Lunasi Hutang Padahal Sudah Dua Tahun
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Ketua DPRD Prabumulih, Ahmad Palo SE. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Tak kunjung diselesaikannya tunggakan lelang pengelolaan parkir di kota Prabumulih oleh pihak ketiga pada 2015, terus mendapat perhatian dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Prabumulih.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Prabumulih, Ahmad Palo SE mengungkapkan, pada 2015 pihak ketiga menang tender dan menyanggupi pengelolaan parkir di Prabumulih sebesar Rp 650 juta , namun pada kenyataan hingga penghujung tahun hanya merealisasikan sekitar Rp 220 juta.

"Artinya jika mereka (pihak ketiga-red) sudah sanggup maka mereka harus menyelesaikan, dulu ditender Rp 650 juta mereka sanggup namun disetor hanya Rp 220 juta. Untuk itu kami meminta pemerintah menagih sisa yang belum dibayar itu," ungkap ketua DPRD Prabumulih, Ahmad Palo SE ketika diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (8/5/2017).

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mengatakan, hutang pihak ketiga tersebut wajib diselesaikan atau dibayar, jika pihak ketiga tidak membayar maka Pemerintah dipersilahkan menggandeng Kejaksaan dalam menagih.

"Hutang harus dibayar itu menjadi kewajiban pihak ketiga, silahkan kepada pemerintah gandeng kejaksaan dalam menagih hutang itu," bebernya.

Penulis: Edison
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help