Jangan Asal Pasang Spanduk Atau Baliho di Baturaja, Soalnya Bakal Diberikan Sanksi Ini !

Menertibkan linkungan dan menegakan Peraturan Daerah (Perda) Ogan Komering Ulu (OKU), Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) setempat melakukan penertiba

Jangan Asal Pasang Spanduk Atau Baliho di Baturaja, Soalnya Bakal Diberikan Sanksi Ini !
Tribunsumsel.com/Retno Wirawijaya
Suasana penertiban dan razia yang dilakukan satpol PP Baturaja , Senin (8/5/2017) 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Retno Wirawijaya

TRIBUNSUMSEL.COM,BATURAJA - Menertibkan linkungan dan menegakan Peraturan Daerah (Perda) Ogan Komering Ulu (OKU), Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) setempat melakukan penertiban spanduk dan baliho liar.

"Semua spanduk, baliho dan poster yang dipasang tanpa izin dan tidak pada tempatnya kita tertibkan.

Semua kita lepaskan," kata Kasat Pol PP dan Linmas OKU, Agus Salim didampingi Kasi Penyelidikan dan Penyidikan, Desri Antonio saat dibincangi Tribun Sumsel, Senin (8/5/2017) pagi.

Pernertiban ini kata Kasat sesuai Perda OKU, No 18 tahun 2007 tentang Izin Reklamasi.

"Berdasarkan perda ini, semu pelanggaran akan kita tertibkan. Jika melanggar Perda pasti kamibtertibkan," katanya.

Kasat menegaskan, dalam melakukan penertiban mereka tidak pandang bulu.

Semua spanduk, baliho dan benner yang melanggar dan tidak pada tempatnya akan ditertibkan.

"Penertiban ini akan kita lakukan terus. Selama masih ada pelanggaran penertiban terus akan kita lakukan," tegasnya.

Kabid Trantib, Sopian menambahkan, pada kesempatan kali ini sedikitnya ada puluhan bahkan ratusan, panduk, banner dan sejenisnya.

Baik yang ditempel di pohon, tiang listrik dan titik-titik pelanggaran lainnya.

"Lebih kurang ada ratusan. Baik itu spanduk atai banner sosialisasi, promosi termasuk banner dan spanduk rokok yang tidak ada izin dan melanggar kita tertibkan," jelasnya.

Tempat-tempat yang dilarang memasang spanduk, poster, baliho, banner dan sebagainya serti memasang di pohon-pohon. Tiang listrik, memasang melintangi jalan.

"Apalagi sampai tidak punya izin, itu sangat tidak boleh," ujarnya

Penulis: Retno Wirawijaya
Editor: Mochamad Krisnariansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved