TribunSumsel/

Dituding Sediakan Judi Bola Giling, Begini Reaksi Pengelola Pasar Malam

Keluhan masyarakat Prabumulih khususnya di Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur terhadap kehadiran pasal malam di Jalan Padat Karya didug

Dituding Sediakan Judi Bola Giling, Begini Reaksi Pengelola Pasar Malam
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Pasar malam di Jalan Padat Karya Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Keluhan masyarakat Prabumulih khususnya di Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur terhadap kehadiran pasal malam di Jalan Padat Karya diduga menyediakan permainan perjudian jenis bola gelinding, dibantah pengelola pasar malam.

Pimpinan pengelola pasar malam yakni Hadi mengungkapkan tidak benar jika pihaknya menyediakan perjudian bola gelinding yang dikeluhkan masyarakat.

"Tidak ada kami sediakan perjudian bola gelinding tapi yang ada permainan boling bukan judi bentuknya tapi olahraga dengan perhitungan point dan yang menang akan mendapat sembako, bukan judi pasang duit dapat duit," ungkap Hadi melalui telpon mengklarifikasi pemberitaan Tribunsumsel.com sebelumnya.

Hadi mengatakan, dalam membuka pasar malam pihaknya telah mengantongi beberapa izin baik dari kepolisian, Camat, Lurah dan berkoordinasi dengan pihak majelis ulama indonesia di Prabumulih. "Bahkan kami juga buat pernyataan jika jual miras silahkan diamankan dan jika memang ada warga sekitar menjual maka kami sendiri yang akan melaporkan, kami juga mulai membuka pasar malam menghormati umat beragaman dimana buka setelah magrib, kalau buka dari sore takutnya orang tidak ibadah gara-gara ke pasar malam," katanya.

Hadi juga menuturkan, untuk parkir pihaknya memberikan ke warga sekitar dengan ketentuan tidak boleh menarik diatas Rp 2000, begitupun pegawai seperti SPG sebagian bersar direkrut dari masyarakat sekitar. "Untuk parkir jika diatas Rp 2000 dan maksa silahkan ditangkap karena sesuai perjanjian demikian, kami juga membayar pajak ke pemerintah dalam pengoperasian pasar malam ini," bebernya.

Lebih lanjut Hadi mengatakan, selain menyediakan berbagai permainan hiburan, pihaknya juga jelang ramadan ini menyediakan jualan sembako. "Kami memang akan tutup jelang Ramadan, namun dari sekarang kami menjual sembako untuk keperluan masyarakat dengan harga tentu lebih murah dari pasaran," lanjutnya.

Terpisah, Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti SE MM ketika diwawancarai membenarkan pihaknya memberikan izin dibukanya pasar malam di Jalan Padat Karya Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur.

"Izin kami berikan berupa izin keramaian, terkait perjudian mereka janji tidak ada, begitupun jualan minuman keras. Karena kalau memang ada akan kami amankan dan dibubarkan," ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, masyarakat Kelurahan Gunung Ibul beberapa waktu lalu mengeluh disebabkan kehadiran hiburan pasar malam yang diduga menyediakan perjudian bola gelinding

Penulis: Edison
Editor: Mochamad Krisnariansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help