TribunSumsel/

Citizen Journalism

Peraih Beasiswa Aktivis Nusantara Diharapkan Menjadi Pemimpin Indonesia di Masa Depan

Allah menciptakan manusia untuk menjadi khalifah (pemimpin) di muka bumi. Setiap manusia adalah pemimpin, yang paling tidak harus memimpin dirinya

Peraih Beasiswa Aktivis Nusantara Diharapkan Menjadi Pemimpin Indonesia di Masa Depan
Rafi

TRIBUNSUMSEL.COM, YOGYAKARTA- Tepuk tangan mengawali kegiatan Future Leader Camp (FLC) yang diadakan sebagai bagian dari program Beasiswa Aktivis Nusantara (Bakti Nusa) di Yogyakarta, Senin (24/04/2017).

Bertepat di Edu Hostel, Jogja, kegiatan yang telah dimulai sejak hari Minggu sore ini melibatkan 13 universitas dari seluruh Indonesia, salah satunya Universitas Sriwijaya yang saat ini masih menjadi satu-satunya wakil dari tanah Sumatera.

Untuk hari kedua FLC 2017, peserta mendapatkan berbagai ilmu dan pembelajaran di bidangnya, seperti materi untuk memahami kepemimpinan dalam Islam yang disampaikan oleh seorang Cendekiawan Muslim, Ustaz Muhammad Jazir.

"Allah mencipkan manusia untuk menjadi khalifah (pemimpin) di muka bumi. Setiap manusia adalah pemimpin, yang paling tidak harus memimpin dirinya sendiri. Dan akhirnya, setiap yang dipimpin harus dipertanggungjawabkan," jelas Muhammad Jazir dalam pembukaan materinya.

"Melalui materi yang telah disampaikan, saya menyadari bahwa Indonesia sedang mengalami krisis kepemimpinan. Sehingga, kami yang hadir disini diharapkan dapat membangun Indonesia di masa depan, yang harus dipersiapkan dari sekarang," tutur Getari Kasmiarti, salah satu Penerima Manfaat dari Universitas Sriwijaya.

Salah satu rangkaian acara dalam Future Leader Camp Beasiswa Aktivis Nusantara yang diadakan di Jogja adalah kegiatan Leadership Sharing yang menghadirkan pemimpin-pemimpin inspiratif di Indonesia.

Sebanyak 110 Penerima Beasiswa Aktivis Nusantara dari 13 universitas di Indonesia diundang menghadiri Gala Dinner dan leadership sharing bersama Drs. Sri Purnomo, M.Si, Bupati Sleman bertempat di rumah dinas orang pertama di salah satu kabupaten di Yogyakarta ini.

"Saat kita berbicara tentang aktivis, tidak ada yang rugi. Semua yang dilakukan adalah investasi untuk masa depan. Dari itulah kita dapat banyak teman, banyak relasi dan tentu bisa melatih sifat kepemimpinan yang dimiliki," ujar Sri Purnomo dalam sambutannya sekaligus membuka sesi leadership sharing.

Bupati Sleman
Bupati Sleman ()

Semua mata peserta yang hadir tertuju pada orang nomor satu di Kabupaten Sleman tersebut. Mereka mendengarkan seksama dan siap mengambil pembelajaran dari materi sharing yang disampaikan oleh bupati yang sering tersenyum ramah ini. (fin/@RafiniRN)

Rafi/Sisil
Mahasiswa Unsri
Laporan Kegiatan FLC di Jogja

Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help