Satu Keluarga Kena Tembak

Korban Tewas Tembakan Brigadi K Bertambah, Ini Permintaanya Pada Pemerintah Usai Suami Berpulang

Sementara pihak keluarga lainnya yang kebetulan berada di samping Patriana, mengatakan bukan hanya membiayai ketiga anak saja‎, namun juga membiayai

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, ‎REJANGLEBONG - Patriana (33) Istri Indrayani salah satu ‎korban tertembak saat menerobos razia Polisi di Jalan Lingkar HM Suharto Kelurahan Simpang Periuk, Kecamatan Selatan II, ‎sudah mengikhlaskan kepergian suaminya.

Namun Patriana (33)‎ berharap kepada pemerintah maupun pihak kepolisian agar bertanggung jawab, terutama membiayai pendidikan ketiga anak almarhum Indra yakni Yoga Pidyoka (10)‎, Dika Pitria (5) dan Dian Aisyah (1).

"‎Kami hanya mintak satu, supaya pemerintah atau polisi membiayai tiga anak saya ini. selama ini yang jadi tulang punggung keluarga mencari nafkah pergi ke kebun bapak," ucapnya.

Sementara pihak keluarga lainnya yang kebetulan berada di samping Patriana, mengatakan bukan hanya membiayai ketiga anak saja‎, namun juga membiayai keluarganya.

Karena selama ini almarhum Indra juga membiayai kedua mertuanya.

"Selama ini istrinya ini hanya ibu rumah tangga biasa, kemana-kemana dia itu tulang punggung keluarga. ‎Apalagi mertua perempuannya ‎itu lumpuh, jadi istrinya di rumah menunggu ibunya, sementara indra mencari nafkah," ujarnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved