Pungli Truk Melintas di Jalinteng Alasannya Uang Keamanan

‎Modus para pelaku dengan cara menghadang Mobil-mobil Truck yang melintas dan meminta uang dengan alasan untuk keamanan

Pungli Truk Melintas di Jalinteng Alasannya Uang Keamanan
tribunsumsel.com/Eko Hepronis
‎Sultan Nasjani (20), satu dari empat spesialis pungli Jln Lintas Sumatra Bagian Tengah (Jalinsumteng) berhasil dibekuk Mapolsek Muara Beliti, saat sedang melakukan aksinya di RM THG di Dusun Rantau Serik, Kecamatan Tiang Pumpung Kemungut‎, Senin (17/4/2017), pukul 14.30 WIB 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUSIRAWAS -- ‎Sultan  Nasjani (20), satu dari empat spesialis pungli Jalan Lintas Sumatra Bagian Tengah (Jalinsumteng) berhasil dibekuk Mapolsek Muara Beliti, saat sedang melakukan aksinya di RM THG di Dusun Rantau Serik, Kecamatan Tiang Pumpung Kemungut‎, Senin (17/4/2017), pukul 14.30 WIB

Pelajar kelas I SMA ini diamankan sempat melakukan perlawanan dengan cara memberontak dan menusuk petugas menggunkan pisau yang ia bawa.

Namun berkat kesigapan petugas akhirnya pelaku bisa diamankan dan dibawa ke Polsek Muara Beliti.

Adapun barang bukti (BB) yang berhasil diamankan petugas berupa satu buah stiker RM THG, Mobil truck yang telah ditempel stiker THG oleh para pelaku, sebagai  tanda telah membayar uang, uang  Rp 50 ribu, buku catatan mobil truck yang telah memberi uang, satu buah pisau, serta enam sepeda motor yang digunakan para pelaku.

Kapolres Mura AKBP, Hari Brata melalui Kapolsek Muara Beliti, AKP Tri Sopa, menyampaikan penangkapan warga Desa Tabah Kebo, Kecamatan Saling, Kabupaten Empat Lawang ini,‎ dipimpin oleh Kanit Reskrim Bripka Epran Sopian bersama empat orang anggotanya  setelah melakukan penyidikan dan penyelidikan.

"Penangkapan pelaku berdasarkan laporan dari masyarakat jika pelaku dan ketiga temannya yakni ‎ SAM (45), YADI (40) dan  RENO (25)‎ saat sedang menjalankan aksinya. Namun sayangnya ketiga teman pelaku ‎berhasil kabur meloncat ke dalam sungai," ungkapnya saat menggelar rilis di Mapolres Mura, Jumat (21/4/2017).

‎Modus para pelaku dengan cara menghadang Mobil-mobil Truck yang melintas dan meminta uang  dengan alasan untuk keamanan kepada para sopir truck yang melintas  sebesar Rp 50 ribu, lalu para  pelaku memberikan stiker merk THG yg ditempelkan di depan mobil truck. 

"Selanjutnya para sopir truck yang akan melintas  dimintai  uang Rp 10.000 ribu untuk setiap kali lewat di jalan Lintas RM THG tersebut," pungkasnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help