TribunSumsel/

Kerap Dianiaya di Rumah, di Depan Umum Pun Suami Tetap Ringan Tangan

Diduga tak dapat menahan emosinya, tiba-tiba JR mengayunkan tangannya kearah wajah pelapor beberapa kali.

Kerap Dianiaya di Rumah, di Depan Umum Pun Suami Tetap Ringan Tangan
net
ilustrasi

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Tidak terima dengan ulah suami yang terus melakukan aksi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), seorang ibu rumah tangga yakni Yusmarita (40) terpaksa melapor ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Prabumulih.

Ibu yang merupakan warga Jalan Kerinci Kelurahan Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih itu melaporkan suaminya inisial JR (43).

Tidak hanya di rumah, ibu rumah tangga (IRT) tersebut dalam laporannya mengaku ditampar JR ketika tenggah menjemput anak sekolah di kawasan depan sekolah taman kanak-kanak Kelurahan Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur, sekitar pukul 11.00.

Peristiwa kekerasan yang dilakukan JR berdasarkan pengakuan korban bermula ketika dirinya pergi menjemput anak yang sekolah di satu Taman kanak-kanak di kawasan Kelurahan Prabujaya dengan mengendarai motor.

Ketika tengah menunggu anak, tiba-tiba JR datang menggunakan motor lalu menghampiri korban dan langsung memarahi hingga akhirnya terjadi adu mulut antara pelapor dan terlapor.

Diduga tak dapat menahan emosinya, tiba-tiba JR mengayunkan tangannya kearah wajah pelapor beberapa kali.

Mendapat serangan secara tiba-tiba itu, pelapor tak sempat mengelak dan hanya bisa pasrah.

Usai menampar Yusmarita, pelaku kemudian pergi dengan mulut yang mengeluarkan kata-kata kasar.

Lantaran kesal dan malu kejadian dilakukan di tengah keramaian, Yusmarita kemudian melaporkan apa yang dialaminya ke SPKT Mapolres Prabumulih.

"Dio nampari pipi aku, selain sakit aku malu. Ini lah sering terjadi, makonyo biar dio tau raso ku laporke ke polisi bae," ungkap korban di hadapan polisi. (Dia menampar pipi saya, selain sakit saya juga malu, sudah sering terjadi sehingga biar dia tahu rasa kulaporkan polisi saja).

Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti SE MM melalui Kasat Reskrim Polres Prabumulih, AKP Eryadi SH membenarkan adanya laporan terkait kekerasan dalam rumah tangga tersebut.

"Laporan korban telah kami terima dan saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan, pelapor sendiri sudah dimintai keterangan," tegasnya.

Penulis: Edison
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help