TribunSumsel/

Razia Tidak Membuat Anak Jalanan, Orang Gila dan Pengemis Jera

Selanjutnya, akan dicarikan solusi, jika pihak keluarga mengizinkan maka pihaknya akan mendidik dengan mengirim ke panti asuhan.

Razia Tidak Membuat Anak Jalanan, Orang Gila dan Pengemis Jera
yohanes tri nugroho
ilustrasi 

TRIBUNSUMSEL.COM,BATURAJA - Selama ini Anak Jalanan (Anjal) ,Orgil, pengemis jadi masalah serius di wilayah kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Hal ini diakui pihak Dinas Sosial (Dinsos) setempat.

"Iya, ini sudah jadi ancaman dan jadi masalah serius sebab menyangkut generasi penerus,"ucap Kadin Dinsos OKU, Saiful Kamal kepada wartawan.

Apalagi saat ini kata Saiful, kabupaten OKU belum ada rumah singgah guna menampung para anjal dan orgil sebelum akhirnya dikirim ke panti di Palembang.

Dana diakuinya jadi kendala, lantaran selama ini belum ada rumah singgah. Oleh karena itu pihak ke tiga, jadi solusinya.

"Alhamdulillah dalam waktu dekat rencananya akan dibuat rumah singgah oleh Muhammadiyah bekerjasama dengan Dinsos OKU,"terangnya.

Nantinya setelah ada rumah singgah, setiap anjal, pengemis, orgil yang terjaring razia akan ditampung terlebih dahulu di rumah singgah guna mendata dan memanggil pihak keluarga yang bersangkutan.

Selanjutnya, akan dicarikan solusi, jika pihak keluarga mengizinkan maka pihaknya akan mendidik dengan mengirim ke panti asuhan.

Begitu juga jika ada yang putus sekolah maka pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas terkait untuk menyekolahkannya kembali.

"Pengalaman selama ini keluarga jadi masalah utama penyebab banyaknya anjal. Kami harap peran masyarakat untuk mengatasi ini,"tutur Saiful.

Sebelumnya, gabungan polres OKU, Satpol-PP, Dinsos telah sangat sering menjaring anjal dan lainya. Namun, ini tak membuat jera khusunya anjal, terbukti masih banyaknya anjal,orgil berkeliaran di setiap sudut kota Baturaja meresahkan masyarakat.(rws)

Penulis: Retno Wirawijaya
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help